Minggu 18 April 2021, 08:17 WIB

PBB Sambut Positif Usul Anies Soal Pencegahan Perubahan Iklim

Putri Anisa Yuliani | Internasional
PBB Sambut Positif Usul Anies Soal Pencegahan Perubahan Iklim

Instagram @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam forum virtual C40.

 

DAMPAK perubahan iklim yang semakin hari semakin dirasakan manusia menjadikan permasalahan ini harus segera ditangani, ditemukan solusi, serta dikerjakan dengan aksi nyata. Salah satunya yang memberikan perhatian dan aksi nyata terhadap dampak perubahan iklim ini adalah kota-kota anggota C40 yang menarik perhatian PBB untuk juga terlibat dan mendukung apa yang dikerjakan C40.

Dalam virtual forum bertajuk 'Dialogue Between C40 Mayors and UN Secretary General-Advancing Carbon Neutrality and Resilent Recovery for Cities and Nations', yang digelar Jumat (16/4) malam, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berkesempatan menyampaikan gagasan, terobosan, solusi, serta usulan kepada PBB, yang kali ini diwakili langsung oleh Sekretaris Jenderal PBB António Gutteres.

Anies mengawali pidatonya dengan menekankan kembali peran pemerintah kota untuk memastikan lingkungan yang ditinggali warganya layak dan berketahanan, dalam hal ini terkait dengan perubahan iklim, dengan salah satunya mengurangi emisi karbon secara signifikan.

Baca juga: 6 Bulan di Luar Angkasa, Kosmonot Rusia & Astronot NASA Kembali  

“Pemerintah kota memiliki tugas menyediakan lingkungan tempat tinggal yang layak huni bagi para warga kotanya. Hal ini termasuk dengan mengatasi dampak perubahan iklim dengan melakukan upaya untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh kota-kota,” ujar Anies dalam keterangan resmi.

“Kota-kota di seluruh dunia telah melakukannya dengan berkomitmen dan mengalokasikan sumber daya untuk membuat rencana aksi iklim dan melakukan implementasi aksi iklim dalam strategi transportasi, tata bangunan, dan mempromosikan energi bersih dan banyak lagi,” tambahnya.

Anies turut menjelaskan bahwa Jakarta juga telah berkomitmen dan mengerjakan berbagai aksi iklim. Bahkan, Jakarta sendiri telah memiliki target zero emission pada 2050.

“Jakarta telah berkomitmen menjadi Kota Berketahanan Iklim. Saat ini, Jakarta telah bertransformasi dari pembangunan yang berbasis mobil ke pembangunan yang berbasis pada transit. Jakarta memimpin dalam aksi transportasi dan mobilitas yang berkelanjutan dan kami ingin melanjutkan lebih jauh,” paparnya.

Lebih lanjut, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga secara langsung memberikan dua usulan kepada Sekjen PBB terkait hal apa saja yang bisa dilakukan PBB untuk membantu dan mendukung program pengurangan emisi karbon dan mengatasi dampak dari perubahan iklim. Sehingga, dapat tercipta lingkungan hidup yang lebih baik dan berketahanan.

“Izinkan saya mengutarakan beberapa bantuan yang dibutuhkan oleh kota-kota dari PBB. PBB memiliki peran yang besar untuk membantu kota-kota di dunia. Pertama-tama, PBB dapat mendorong negara-negara untuk mengakui pencapaian aksi iklim yang dilakukan pada tingkat kota dan itu perlu dihitung sebagai bagian dari National Determined Contribution (NDC) dari aksi iklim,” usul Anies.

“Kedua, dalam kapasitas PBB, PBB mampu meminjamkan tangannya untuk mendorong terjadinya integrasi vertikal dan horizontal pada tingkat aksi serta kebijakan. Terakhir, dalam rangka menuju COP 26, PBB dapat pula mendukung negara-negara untuk mengembangkan arsitektur dan struktur pendanaan yang komprehensif untuk menerjemahkan manfaat-manfaat yang diperoleh pemerintah nasional pada forum global untuk dieksekusi pada level lokal,” lanjutnya.

Dua usulan dari Anies tersebut langsung disambut dengan interupsi oleh Gutteres, yang menyatakan pihaknya setuju dan akan menindaklanjuti usulan tersebut.

Menurutnya, dua hal yang diusulkan sangat mungkin dikerjakan PBB, sehingga dukungan ini bukan sekadar wacana, melainkan dapat diterjemahkan ke dalam program-program dari tingkat pusat hingga lokal.

“Apabila saya boleh menanggapi, saya hanya ingin menyampaikan bahwa kami sepenuhnya siap melakukan yang terbaik dengan organisasi dan tim perwakilan PBB pada berbagai negara untuk sepenuhnya melalui advokasi global dengan para pemerintah untuk melakukan persis seperti yang Anda usulkan kepada kami,” sambut Gutteres.

Tanggapan spontan dari Sekjen PBB ini juga membuat David Miller, Mantan Wali Kota Toronto dan Mantan Ketua Jejaring C40, memberikan apesiasi terhadap usulan Anies.

“Gubernur Baswedan, Anda telah berhasil mempengaruhi PBB hanya dalam waktu dua menit, bayangkan apabila Anda mendapatkan waktu empat menit,” tandasnya. (OL-1)

Baca Juga

AFP/Andrew Harnik

AS tidak akan Ambil Bagian dalam Pembicaraan Soal Afghanistan yang Digelar Rusia

👤Basuki Eka Purnama, Nur Aivanni 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 06:30 WIB
Rusia, Tiongkok, dan Pakistan merupakan negara yang paling aktif berhubungan dengan Taliban sejak kelompok itu mengambil alih kekuasaan di...
AFP/Dimitar DILKOFF

Rusia Tutup Kantor Perwakilan NATO di Moskow

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 05:30 WIB
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengumumkan hal itu setelah NATO mengusir sejumlah anggota delegasi Moskow di blok tersebut dengan...
Dok. Biro Pers Sekretarian Presiden

Presiden: Indonesia-Malaysia akan Perkuat Kerja Sama 

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 18 Oktober 2021, 22:26 WIB
“Indonesia dan Malaysia akan terus meningkatkan kerja sama. Tidak saja untuk kepentingan bilateral kita namun juga untuk perdamaian...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya