Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAHAN Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada Kongres bahwa mereka sedang melakukan penjualan senjata, termasuk pesawat F-35 canggih, drone bersenjata, dan peralatan lain, sebesar lebih dari US$23 miliar ke Uni Emirat Arab.
"Pemerintah akan bergerak maju dengan penjualan yang diusulkan ke UEA, bahkan saat kami terus meninjau detail dan berkonsultasi dengan pejabat Emira terkait dengan penggunaan senjata," kata seorang juru bicara Departemen Luar Negeri.
Sebelumnya, Pemerintah AS menghentikan sementara kesepakatan yang disetujui oleh mantan Presiden Donald Trump untuk meninjaunya. Penjualan ke negara Teluk itu diselesaikan tepat sebelum Trump meninggalkan jabatannya.
Pemerintahan Trump mengatakan kepada Kongres pada November bahwa mereka telah menyetujui penjualan ke UEA sebagai kesepakatan sampingan dari Abraham Accords, perjanjian yang ditengahi oleh Amerika Serikat pada September untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.
Dalam bulan-bulan terakhir pemerintahan Trump, Israel mencapai kesepakatan dengan UEA, Bahrain, Sudan, dan Maroko sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.
Paket US$23,37 miliar berisi produk-produk dari General Atomics, Lockheed Martin, dan Raytheon Technologies, termasuk 50 pesawat F-35 Lighting II, hingga 18 sistem udara tak berawak MQ-9B, dan paket amunisi udara ke udara dan udara ke darat.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada Selasa (13/4) perkiraan jadwal pengiriman penjualan UEA, jika diterapkan, setelah 2025 atau lebih.
"Pemerintah mengantisipasi dialog yang kuat dan berkelanjutan dengan UEA untuk memastikan kemitraan keamanan yang lebih kuat," kata juru bicara itu dalam pernyataan yang dikirim melalui email.
"Kami juga akan terus memperkuat dengan UEA dan semua penerima artikel dan layanan pertahanan AS bahwa peralatan pertahanan asal AS harus diamankan secara memadai dan digunakan dengan cara yang menghormati hak asasi manusia dan sepenuhnya sesuai dengan hukum konflik bersenjata," tambahnya.
Pemerintahan Biden juga meninjau kebijakannya untuk penjualan militer ke Arab Saudi, termasuk beberapa kesepakatan senjata era Trump, sehubungan dengan keterlibatan Saudi di Yaman dan masalah hak asasi manusia lain.
Hasil review tersebut belum dirilis. Pada Februari, pejabat AS mengatakan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk membatalkan kesepakatan masa lalu yang menimbulkan masalah hak asasi manusia dan membatasi penjualan di masa depan untuk senjata defensif. (Aljazeera/OL-14)
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Serangan dua drone Iran memicu kebakaran di Pangkalan Al Salam Abu Dhabi yang menampung pasukan Prancis. UEA memastikan tidak ada korban jiwa.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya peran satuan-satuan tempur sebagai fondasi utama kekuatan pertahanan nasional.
PRESIDEN Xi Jinping melakukan penyelidikan antikorupsi terhadap sejumlah petinggi militer, termasuk Jenderal senior Zhang Youxia, untuk memperkuat profesionalisme angkatan bersenjata.
Korban tewas protes Iran lampaui 5.100 jiwa. AS kirim armada tempur USS Abraham Lincoln saat militer Iran siaga tempur.
Uni Emirat Arab (UEA) tegas bantah laporan Bloomberg terkait menipisnya cadangan rudal pertahanan udara di tengah perang AS-Israel vs Iran. Cek faktanya!
Etihad Airways menghentikan sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Abu Dhabi akibat penutupan wilayah udara regional.
Laporan lengkap kerusakan infrastruktur di Dubai, termasuk Bandara DXB dan Burj Al Arab, pasca serangan balasan Iran Maret 2026.
Pernyataan itu disampaikan dalam percakapan telepon antara pemimpin de facto Arab Saudi tersebut dengan Presiden UEA Mohamed bin Zayed (MBZ)
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Bahr, Kamis (26/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved