Minggu 04 April 2021, 09:58 WIB

10 Tewas akibat Bom Bunuh Diri di Somalia

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
10 Tewas akibat Bom Bunuh Diri di Somalia

Yasuyoshi CHIBA / AFP
Anak-anak Somalia di kamp pengungsian Dadaab, Kenya

 

SEKITAR 10 orang tewas akibat bom bunuh diri yang menyerang kios darurat di ibukota Somalia pada Sabtu (3/4). Peristiwa itu terjadi beberapa jam setelah gerilyawan Al-Shabaab menyerang dua pangkalan Tentara Nasional di luar kota, menurut pemerintah.

"Seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di bawah pohon tempat ibu-ibu malang menjual teh, susu dan khat (daun narkotik)," kata juru bicara Kementerian Informasi Ismail Mukhtar Omar.

Dia menambahkan bahwa lebih banyak orang terluka dalam serangan itu. Belum ada komentar langsung dari Al-Shabaab, yang sebelumnya mengaku bertanggung jawab atas serangan di pangkalan militer Bariire dan Awdhigle. Tentara sebelumnya mengatakan bahwa ada korban di kedua sisi dalam serangan itu, tetapi sekarang mereka bisa mengontrol.

Pangkalan yang terletak sekitar 100 km barat daya Mogadishu itu dilanda dua ledakan, menurut saksi mata. Ledakan ketiga menargetkan konvoi pasukan yang bergegas ke pangkalan dari ibu kota setelah serangan itu, tambah mereka.

Militan dari Al-Shabaab, yang terkait dengan Al-Qaeda, telah melancarkan serangan selama bertahun-tahun dan memungut biaya atas perdagangan dalam kampanye untuk memperkenalkan hukum agama yang ketat. 

Serangan hari Sabtu terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa kelompok itu dapat berusaha mengeksploitasi kerentanan yang diciptakan oleh kegagalan mengadakan pemilihan parlemen dan presiden, yang dijadwalkan pada Februari.

Hussein Nur, seorang perwira militer, mengatakan tentara kehilangan "beberapa" tentara dalam serangan di pangkalan tersebut, tanpa memberikan jumlah pasti. Tentara mengirim bala bantuan dari stasiun lain, yang menewaskan sejumlah penyerang tak dikenal dalam pertempuran berikutnya.

"Tentara telah menguasai kedua pangkalan dan daerah sekitarnya dan kami mengejar gerilyawan di hutan sekitar," tuturnnya.

baca juga: Kenya Ancam Tutup Dua Kamp Pengungsi Terbesar

Al-Shabaab mengatakan pihaknya telah melancarkan serangan bom bunuh diri yang tersimpan di kendaraan di pangkalan Bariire sementara secara bersamaan menyerang pangkalan Awdhigle di dekatnya dengan bom mobil dan pejuang, untuk mencegah pasukan yang ditempatkan di sana memperkuat Bariire.

"Kami menyerbu pangkalan Bariire, membakar tiga kendaraan militer dan mengambil dua kendaraan," kata juru bicara operasi militer al Shabaab, Abdiasis Abu Musab merujuk pada pendudukan singkat di Bariire.

Sebuah alat peledak yang dibawa kendaraan ketiga menghantam konvoi pasukan pemerintah yang berlomba dari Mogadishu dengan bala bantuan, katanya. Dia juga mengatakan ada korban di kedua sisi dalam serangan itu. (Straitstimes/OL-3)

Baca Juga

nytimes.com

Omicron Makin Banyak Ditemukan di Berbagai Negara

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 11:58 WIB
Penemuan kasus Omicron membuat negara-negara meningkatkan...
AFP

Inggris dan Israel Berupaya Keras Mencegah Iran Jadi Kekuatan Nuklir

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 09:38 WIB
Inggris dan Israel akan "bekerja siang dan malam" dalam mencegah Iran menjadi kekuatan nuklir, demikian tekad yang dinyatakan...
Michele Spatari/AFP

Terkait Omicron, Afrika Selatan Minta Negara Lain Cabut Larangan Perjalanan Bagi Warganya

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 08:59 WIB
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa meminta negara-negara untuk segera mencabut larangan perjalanan yang "tidak dapat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya