Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGADILAN tinggi di Pakistan mengatakan otoritas telekomunikasi negara itu mencabut pemblokiran pada aplikasi media sosial TikTok, setelah pejabat pemerintah mengatakan perusahaan mau memoderasi konten di plarform mereka.
Kepala Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) mengatakan kepada pengadilan dalam sidang pada Kamis (1/4), pihaknya sedang dalam pembicaraan dengan TikTok dan perusahaan telah setuju untuk menunjuk orang fokus untuk memastikan konten dimoderasi dengan lebih baik.
Konten yang yang dianggap tidak bermoral dan tidak etis dalam video TikTok itu menurut definisi pemerintah antara lain ketelanjangan, penistaan, dan kata-kata kotor.
"Ketika orang menyadari PTA akan mengambil tindakan terhadap mereka, mereka tidak akan lagi mengupload video seperti itu," kata Ketua Pengadilan Tinggi Peshawar Qaiser Rashid Khan dilansir Channel News Asia (1/4).
Sementara TikTok merespon dengan menyebut pihaknya ingin mendapat dukungan dari pemerintahan Pakistan dan membahas lebih dalam soal konten yang akan mereka sajikan.
"Kami ingin mengakui dukungan Otoritas Telekomunikasi Pakistan dan sedang berdialog produktif yang untuk mengakui kepedulian mereka terhadap penggunaan digital oleh pengguna Pakistan," kata TikTok dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan.
Pada 11 Maret, pengadilan setempat dikabarkan telah memerintahkan aplikasi tersebut diblokir di negara tersebut berdasarkan petisi yang menyebutkan bahwa aplikasi tersebut memiliki konten yang tidak senonoh. Pengadilan akan melanjutkan sidang kasus tersebut pada 25 Mei mendatang.
Oktober lalu, PTA memblokir TikTok karena alasan yang sama, tetapi setelah 10 hari itu membatalkan keputusannya dengan mengatakan pemilik perusahaan yang berbasis di Tiongkok itu setuju untuk memoderasi konten di Pakistan. (CNA/OL-13)
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Matcha memang kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang bersifat antioksidan.
Cara seseorang mengekspresikan kesedihannya berkaitan erat dengan apa yang dirasa paling menguatkan bagi dirinya sendiri.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Tak heran, banyak kreator mulai membagikan konten gameplay Mobile Legends lewat siaran langsung. Jika kamu tertarik mencobanya, berikut cara live Mobile Legends di TikTok
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Pemerintah AS dilaporkan menerima "fee transaksi" sebesar US$10 miliar dari investor dalam kesepakatan kontrol TikTok AS. Angka ini mencapai 70% dari nilai kesepakatan.
Menkomdigi tetapkan 8 platform (TikTok, Instagram, Roblox, dll) dilarang bagi anak di bawah 16 tahun per 2026. Simak alasan darurat digital selengkapnya.
Menkomdigi Meutya Hafid resmi melarang anak di bawah 16 tahun punya akun TikTok, Roblox, hingga YouTube mulai 28 Maret 2026. Simak aturan lengkap PP Tunas di sini!
TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop memperkuat kolaborasi melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 guna mendorong aktivitas ekonomi selama bulan suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved