Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA dan Tiongkok, pada Selasa (23/3), menolak tuduhan bahwa mereka berusaha menggunakan vaksin virus korona untuk memproyeksikan pengaruh mereka di seluruh dunia.
Saat berbicara kepada wartawan setelah melakukan pembicaraan dengan mitranya dari Tiongkok Wang Yi, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa kedua negara dipandu oleh prinsip-prinsip kemanusiaan daripada kepentingan geopolitik.
"Rusia dan Tiongkok telah menjadi contoh untuk keterbukaan, kerja sama, dan saling membantu," kata Lavrov di kota Guilin di Tiongkok selatan dalam pernyataan yang dirilis oleh kementeriannya.
Dalam menangani pandemi virus korona, katanya, penting untuk dipandu oleh kemanusiaan dan kepentingan untuk menyelamatkan nyawa daripada pertimbangan geopolitik dan pendekatan komersial.
"Setiap orang, termasuk mitra Barat kami, yang mencoba membuat Rusia dan Tiongkok terlihat seperti semacam oportunis di bidang yang disebut diplomasi vaksin harus benar-benar mengingat itu," tambah Lavrov.
Wang mengatakan hal salah jika mengatakan Tiongkok sedang merencanakan untuk melakukan semacam diplomasi vaksin dengan menuduh beberapa negara egois menimbun vaksin secara massal.
"Niat kami sejak awal yakni agar lebih banyak orang menerima vaksin secepatnya," katanya. "Bagi Tiongkok dan Rusia, pilihan kami bukanlah untuk menguntungkan diri kami sendiri, melainkan untuk membantu seluruh dunia," katanya.
Tiongkok, tempat asal virus korona, telah memasok beberapa negara dengan vaksin, terkadang diberikan secara gratis. Sementara, Rusia dengan bangga mendistribusikan vaksin Sputnik V.
Kritikus di Barat menuduh kedua kekuatan tersebut menggunakan vaksin untuk memperluas pengaruh global mereka. Moskow dan Beijing mengatakan negara-negara Barat membeli dan menimbun vaksin sering kali merugikan negara-negara miskin. (AFP/OL-14)
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Ledakan besar terjadi di pabrik baja Baogang United Steel, Mongolia Dalam, Tiongkok. Dua orang tewas, 84 luka-luka, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved