Jumat 26 Februari 2021, 19:50 WIB

AS Serang Fasilitas Militan yang Didukung Iran di Suriah

Nur Aivanni | Internasional
AS Serang Fasilitas Militan yang Didukung Iran di Suriah

AFP
Pasukan AS di Suriah

 

MILITER Amerika Serikat (AS) menyerang fasilitas di Suriah timur yang digunakan oleh kelompok bersenjata yang didukung Iran, Kamis (25/2).

Dalam aksi militer pertamanya terhadap kelompok-kelompok terkait Iran sejak Joe Biden menjadi presiden lima minggu lalu, Departemen Pertahanan AS mengatakan telah melakukan serangan udara di titik kontrol perbatasan Suriah-Irak yang digunakan oleh kelompok-kelompok itu. Serangan tersebut menghancurkan banyak fasilitas.

"Atas arahan Presiden Biden, pasukan militer AS awal malam ini melakukan serangan udara terhadap infrastruktur yang digunakan oleh kelompok militan yang didukung Iran di Suriah timur," kata Juru Bicara John Kirby dalam sebuah pernyataan.

"Serangan ini diotorisasi dalam menanggapi serangan baru-baru ini terhadap personel Amerika dan Koalisi di Irak dan ancaman terhadap personel tersebut," katanya.

Kirby tidak mengatakan apakah ada korban dalam serangan yang dilakukan pada Kamis itu.

Tetapi Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa 17 orang tewas setelah serangan itu menghantam tiga truk berisi amunisi yang datang dari Irak dekat kota Bukamal di Suriah. Kelompok itu mengatakan semua yang tewas berasal dari pasukan Hashed al-Shaabi yang disponsori negara Irak.

Kirby mengatakan lokasi itu digunakan oleh Kataeb Hezbollah dan Kataeb Sayyid al-Shuhada, dua kelompok bersenjata Syiah Irak di bawah Hashed al-Shaabi.

Tindakan AS tersebut menyusul tiga serangan roket terhadap fasilitas di Irak yang digunakan oleh Amerika Serikat dan pasukan koalisi.

Salah satu serangan itu, di sebuah kompleks militer di ibukota wilayah Kurdi, Arbil pada 15 Februari, menewaskan seorang warga sipil dan kontraktor asing yang bekerja dengan pasukan koalisi dan melukai beberapa kontraktor dan seorang tentara AS.

Serangan di Irak itu menjadi tantangan bagi pemerintahan Biden yang baru, tepat ketika pemerintah itu membuka pintu untuk melanjutkan negosiasi dengan Teheran atas dugaan program senjata nuklirnya.

Pekan lalu, pemerintahan tersebut menawarkan pembicaraan dengan Iran yang dipimpin oleh sekutu Eropa ketika berusaha menyelamatkan kesepakatan nuklir 2015, yang berada di ambang kehancuran setelah Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan tersebut.

Kirby menyebut serangan pada Kamis itu proporsional dan itu dilakukan bersama dengan langkah-langkah diplomatik, termasuk konsultasi dengan mitra AS dalam koalisi anti-ISIS.

"Operasi itu mengirimkan pesan yang jelas: Presiden Biden akan bertindak untuk melindungi personel Amerika dan Koalisi," katanya. (AFP/OL-8)

Baca Juga

AFP/Brendan SMIALOWSKI

AS: Pembicaraan Nuklir tidak Langsung dengan Iran akan Dilanjutkan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 15 April 2021, 09:37 WIB
"Kami juga sangat terbuka tentang bagaimana ini akan menjadi proses yang panjang. Ini terjadi melalui negosiasi tidak langsung tetapi...
AFP/CHRISTIAN HARTMANN

Prancis Tawarkan Terapi Gratis untuk Anak Terimbas Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 15 April 2021, 08:57 WIB
Sistem keamanan sosial Prancis akan membiayai penuh 10 sesi terapi dengan psikolog untuk anak berusia antara 3 dan 17...
AFP/STR

Biden dan Merkel Minta Rusia Pangkas Pasukan di Perbatasan Ukraina

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 15 April 2021, 08:50 WIB
Dalam pembicaraan telepon, Rabu (14/4), Biden dan Merkel sepakat bahwa pemangkasan jumlah pasukan Rusia akan meredakan ketegangan di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya