Rabu 24 Februari 2021, 08:51 WIB

Spanyol Perpanjang Larangan Pendatang dari Tiga Negara

 Nur Aivanni | Internasional
Spanyol Perpanjang Larangan Pendatang dari Tiga Negara

JORGE GUERRERO / AFP
Para perwat mempersiapkan vaksin Covid-19 Pfizer atau BioNTech Covid-19 di Ronda, Spanyol.

 

SPANYOL ,Selasa (23/2), memperpanjang larangan kedatangan pendatang dari Inggris, Brasil, Afrika Selatan hingga 16 Maret 2021 untuk melindungi dari penyebaran varian baru virus korona dari negara-negara tersebut.

Hanya penduduk sah atau warga negara Spanyol dan negara mikro Andorra yang saat ini diizinkan masuk dalam penerbangan dari negara-negara tersebut.

Pembatasan kedatangan dari Inggris diberlakukan pada akhir Desember untuk menghentikan penyebaran varian Covid-19 yang sangat menular yang ditemukan di sana pada November. Sementara, larangan kedatangan dari Brasil dan Afrika Selatan mulai berlaku pada 3 Februari 2021.

Satu-satunya pengecualian adalah penumpang transit yang tidak dapat meninggalkan bandara atau tidak berada di sana lebih dari 24 jam. Hal tersebut adalah kelima kalinya larangan kedatangan dari Inggris diperpanjang.

Pekan lalu, Spanyol juga memberlakukan masa karantina wajib selama 10 hari bagi mereka yang datang dari Afrika Selatan atau Brasil atau selama tujuh hari bagi mereka yang dapat menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

Negara-negara Eropa lainnya juga telah memberlakukan pembatasan pada kedatangan dari tiga negara tersebut karena kekhawatiran bahwa varian baru mungkin lebih mudah menyebar atau mengandung mutasi yang memungkinkan virus tersebut menghindari efek vaksin.

Sejauh ini, Spanyol telah mengonfirmasi sekitar 900 kasus yang disebut sebagai varian Inggris, menurut angka kementerian kesehatan. Tapi angka sebenarnya bisa jauh lebih tinggi. Pejabat kesehatan sebelumnya memperingatkan bahwa varian virus korona Inggris bisa menjadi varian dominan di Spanyol pada awal Maret.

Mereka juga telah mengonfirmasi enam kasus varian Afrika Selatan dan satu varian Brasil. Spanyol terpukul parah oleh pandemi, dengan mencatat sekitar 68.000 kematian dari lebih dari 3,1 juta kasus akibat virus korona. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP

Thailand Mulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 28 Februari 2021, 13:55 WIB
Dosis vaksin covid-19 pertama diterima Wakil PM Thailand Anutin Charnvirakul. Pejabat pemerintahan dan tenaga medis merupakan penerima...
AFP/JEROME FAVRE

Vaksin Pfizer-BioNTech Tiba di Hong Kong

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 28 Februari 2021, 11:23 WIB
Suntikan Pfizer-BioNTech akan diberikan kepada sekitar 2,4 juta penduduk yang memenuhi syarat dari kelompok prioritas seperti warga yang...
AFP

Dipecat Junta, Dubes Myanmar untuk PBB Tetap Berjuang Lawan Kudeta

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 28 Februari 2021, 11:06 WIB
"Saya memutuskan untuk melawan selama saya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya