Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden memiliki tingkat dukungan yang lebih tinggi setelah satu minggu menjabat daripada Donald Trump di seluruh masa jabatannya. Hal itu terungkap dalam sebuah jajak pendapat yang dilansir Rabu (27/1).
Jajak pendapat Universitas Monmouth menunjukkan 54% warga AS menyukai kinerja Biden dan 30% tidak suka.
Trump menghabiskan sebagian besar masa jabatannya dengan peringkat di bawah 40%-an dan meninggalkan jabatannya pada 20 Januari dengan persetujuan hanya 34% berdasarkan jajak pendapat Gallup, rekor terendah.
Baca juga: Blinken Tegaskan Iran Harus Kembali ke Kesepakatan Nuklir
Berdasarkan jajak pendapat Morning Consult yang dipublikasikan pada Senin (25/1), tingkat persetujuan Biden sebesar 56% dan sebanyak 34% yang tidak setuju.
Jajak pendapat lain yang dirilis pada Senin (25/1) oleh Hill-HarrisX, menunjukkan Biden dengan persetujuan sebesar 63%.
Terlepas dari penampilan yang kuat dari Partai Demokrat, hasilnya juga menunjukkan polarisasi yang parah di AS setelah masa jabatan Trump selama empat tahun.
Dalam jajak pendapat Monmouth, Biden memenangkan 90% persetujuan dari Demokrat, tetapi hanya 47% dari independen dan 15% dari Republik.
"Secara keseluruhan, tampaknya ada lebih banyak niat baik untuk Biden daripada untuk Trump, tetapi itu benar-benar rusak di sepanjang garis partisan. Saat ini, lebih banyak orang mengidentifikasi sebagai Demokrat daripada Republik," kata Direktur Institut Polling Universitas Monmouth Patrick Murray.
Menurut data dari situs fivethirtyeight.com, Trump adalah presiden pertama dalam setengah abad yang tidak menikmati periode bulan madu dengan jajak pendapat yang jauh lebih baik dalam enam bulan pertama.
Barack Obama memiliki tingkat persetujuan rata-rata 60% dalam setengah tahun pertamanya dan pendahulunya George W Bush memiliki 53,9%.
Sebaliknya, Trump memiliki tingkat persetujuan rata-rata 41,4% dalam enam bulan pertamanya. (AFP/OL-1)
Ekuador usir Dubes Kuba setelah Trump wacanakan "friendly takeover". Menlu Kuba sebut langkah ini akibat tekanan agresif AS untuk isolasi Havana di kawasan.
Senat AS tolak batasi wewenang perang Trump atas Iran meski konflik tewaskan Ali Khamenei. Republik dukung penuh serangan udara tanpa otorisasi formal Kongres.
Senat AS menolak resolusi lintas partai yang bertujuan membatasi wewenang Presiden Donald Trump dalam melancarkan serangan militer terhadap Iran.
Venezuela dan AS sepakat bekerja sama mengembangkan sektor pertambangan. Reformasi hukum disiapkan untuk menarik perusahaan raksasa tambang global.
UTUSAN khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, mengeklaim Iran memiliki 460 kilogram uranium yang diperkaya hingga 60% atau cukup untuk membuat 11 bom nuklir.
KETEGANGAN diplomatik memanas setelah Spanyol secara terbuka menolak serangan AS-Israel terhadap Iran dan menantang ancaman dagang dari Presiden AS Donald Trump.
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
SEJUMLAH perusahaan besar AS, termasuk Meta Platforms, Broadcom, dan Qualcomm, menghadapi masalah baru saat mencoba memanfaatkan diskon pajak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved