Rabu 27 Januari 2021, 16:07 WIB

Kasus Covid-19 di Korea Selatan Melonjak Lebih dari 500 Per Hari

Nur Aivanni | Internasional
Kasus Covid-19 di Korea Selatan Melonjak Lebih dari 500 Per Hari

Jung Yeon-je / AFP
Seorang wanita yang mengenakan masker melintasi area yang dibatasi untuk cegah kerumunan di Kota Seoul, Korea Selatan.

 

KASUS harian virus korona di Korea Selatan (Korsel), pada Rabu (27/1), melonjak lebih dari 500 kasus untuk pertama kalinya dalam 10 hari ketika infeksi di fasilitas pendidikan agama meningkat pekan ini.

Negara itu menambahkan 559 kasus lagi akibat covid-19, termasuk 516 infeksi yang ditularkan secara lokal. Jumlah tersebut meningkatkan total beban kasus menjadi 76.429, menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA).

Angka tersebut naik tajam dari 354 pada Selasa dan 437 pada Senin (25/1). Peningkatan tajam kasus infeksi yang ditularkan secara lokal itu berasal dari infeksi klaster di sekolah swasta yang dikelola oleh kelompok agama di Gwangju, 329 kilometer selatan Seoul, dan Daejeon, 164 kilometer selatan Seoul.

Mulai pukul 10 malam pada Selasa (24/1), enam fasilitas pendidikan yang dijalankan oleh komunitas misionaris IM di Daejeon melaporkan 297 kasus yang dikonfirmasi, dengan pejabat kesehatan sedang memeriksa 40 fasilitas komunitas misionaris, kata otoritas kesehatan dalam briefing.

TCS Ace International School di Gwangju melaporkan 109 kasus yang dikonfirmasi pada Rabu (27/1).

Pejabat kesehatan gelisah dengan kebangkitan besar-besaran covid-19 ketika kelompok agama mengoperasikan jaringan nasional dari fasilitas pendidikan serupa.

Kasus yang tidak dapat dilacak menyumbang 22,4% atau 1.394 dari 6.229 kasus yang dikonfirmasi yang dilaporkan selama dua minggu terakhir dari 14 Januari. Proporsi kasus yang tidak dapat dilacak telah mencapai lebih dari 20% sejak awal Desember 2020.

Di Korea Selatan, kasus harian akibat virus korona menyentuh level tertinggi baru sebanyak 1.241 pada 25 Desember 2020.

Korea Selatan menambahkan tujuh kematian lagi, sehingga totalnya menjadi 1.378. Jumlah pasien dengan gejala serius di seluruh negeri mencapai 270. Adapun jumlah total orang yang dibebaskan dari karantina setelah pulih sepenuhnya naik 685 menjadi 65.478. (YNA/Nur/OL-09)

Baca Juga

OSHIKAZU TSUNO / POOL / AFP

Tokyo Perpanjang Keadaan Darurat Covid-19 Hingga 21 Maret

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Maret 2021, 10:51 WIB
Dalam keadaan darurat, pemerintah telah meminta restoran dan bar tutup pada pukul 8 malam serta berhenti menyajikan alkohol satu jam lebih...
Tiziana FABI / AFP

Italia Blokade Ekspor Vaksin Covid-19 AstraZeneca ke Australia

👤 Nur Aivanni 🕔Jumat 05 Maret 2021, 09:53 WIB
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Italia mengatakan bahwa pengiriman tersebut dihentikan karena terus kekurangan vaksin di...
AFP

Kementerian dan Konglomerat Militer Myanmar Masuk Daftar Hitam AS

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 05 Maret 2021, 08:45 WIB
AS menambahkan Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri serta konglomerat militer teratas di Myanmar dalam daftar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya