Kamis 07 Januari 2021, 20:11 WIB

Pengamat Sebut Banyak Faktor Keributan di Gedung Capitol AS

Nur Aivanni | Internasional
Pengamat Sebut Banyak Faktor Keributan di Gedung Capitol AS

Olivier DOULIERY / AFP
Dalam Gedung Capitol di Washington DC, AS, mengalami kerusakan setelah terjadi kekerasan yang melibatkan pendukung Donald Trump.

 

PENGAMAT Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran,Teuku Rezasyah, mengatakan bahwa keributan yang terjadi di Amerika Serikat saat ini merupakan akumulasi dari banyak faktor.

Pertama, kata dia, keberhasilan Presiden AS Donald Trump menumbuhkan keyakinan dalam alam bawah sadar pendukung fanatiknya, jika Trump pasti menang dan akan kembali memimpin Amerika Serikat.

"Kalaupun kalah, Trump telah dirugikan secara sistematis, dan Trump sendiri siap menggunakan semua jalur demokrasi untuk mempertahankan kebenaran yang diyakininya," katanya saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (7/1).

Kedua, sambungnya, lamanya proses penghitungan suara, sehingga memudahkan Trump dan Partai Republik untuk terus mengendalikan isu Pilpres. Ketiga, lanjutnya, tingginya jumlah pengangguran dan jumlah penderita covid-19, yang memanfaatkan masa akhir kepemimpinan Trump untuk mengekspresikan rasa frustrasi mereka.

"Keempat, kurangnya keterlibatan pemimpin informal dalam sektor agama, etnis, budaya, olahraga, pemuda, dan bisnis, dalam menentramkan basis massa mereka," katanya. (Nur/OL-09)

Baca Juga

DOK Euphoria Retreat.

Kisah Penyintas Kanker Yunani Manfaatkan Pengobatan Tradisional Tiongkok

👤Meilani Teniwut 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 14:28 WIB
Ketika Marina Efraimoglou menjadi bankir sukses di usia dua puluhan dengan gelar master dari London School of Economics, tampaknya...
MANDEL NGAN / AFP

FBI Geledah Rumah Trump Cari Dokumen Rahasia Senjata Nuklir

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 14:00 WIB
Laporan itu muncul beberapa jam setelah jaksa agung, Merrick Garland, mengatakan dia secara pribadi telah mengesahkan permintaan pemerintah...
dok.AFP

Menhan Inggris Yakin Rusia Gagal Dalam Perang Ukraina

👤 Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 13:55 WIB
MENTERI pertahanan Inggris Ben Wallace, yakin Rusia tidak mungkin berhasil menduduki Ukraina. Sebab negara-negara Barat menjanjikan 1,55...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya