Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat memulai program vaksinasi massal pada Senin, dengan harapan dapat membalikkan gelombang wabah virus korona terbesar di dunia. Seorang perawat di New York menjadi orang pertama di Amerika yang menerima suntikan Pfizer-BioNTech, yang disiarkan langsung di televisi.
"Rasanya tidak ada bedanya dengan menerima vaksin lain," kata Sandra Lindsay, perawat di unit perawatan intensif.
Dia pun mengimbau kepada semua warga Amerika untuk melakukan bagian mereka dengan mendapatkan vaksinasi.
"Saya berharap ini menandai awal dari akhir masa yang sangat menyakitkan dalam sejarah kita," tambahnya.
Sandra Lindsay telah merawat beberapa pasien covid-19 selama berbulan-bulan. Dia diberi vaksin di Long Island Jewish Medical Center di wilayah Queens, New York City, yang merupakan pusat awal wabah covid-19 di negara itu. Long Island Jewish Medical Center, yang dioperasikan oleh sistem perawatan kesehatan terbesar di New York, Northwell Health, adalah salah satu dari banyak rumah sakit terpilih di seluruh Amerika Serikat yang memberikan inokulasi pertama vaksin covid-19 di luar uji klinis pada Senin.
"Vaksin Pertama Diberikan. Selamat Amerika Serikat! Selamat Dunia!" kata Presiden AS Donald Trump di akun Twitter-nya. Sementara itu, Presiden terpilih Joe Biden mencuit, "Tetap berharap - hari-hari yang lebih cerah di depan."
baca juga: Spanyol Harapkan Terima Vaksin Korona pada Januari
Di sisi lain, vaksinasi awal juga dilakukan di Pennsylvania dan Ohio. Sementara itu, Kanada memberikan dosis pertamanya kepada seorang pengasuh di Montreal. Di seluruh dunia, setidaknya ada 1,6 juta kematian sejak wabah muncul di Tiongkok pada Desember lalu dan ada 71,6 juta kasus secara keseluruhan. Uni Emirat Arab juga meluncurkan vaksinasi pada Senin, dengan mulai memberikan suntikan dari raksasa obat Tiongkok Sinopharm di Abu Dhabi. (AFP/CNA/OL-3)
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved