Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MAROKO menerima pengakuan Amerika Serikat atas kedaulatannya atas Sahara Barat pada Jumat (11/12). Imbalannya, Rabat setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.
Front Polisario, yang telah berkampanye untuk kemerdekaan bekas koloni Spanyol itu sejak 1970-an, pengumuman Donald Trump menandai kemunduran besar. Kelompok tersebut berjanji untuk terus berjuang sampai pasukan Maroko mundur.
Namun yang terpenting, tidak ada reaksi langsung dari Aljazair. Dukungan negara tetangga sekaligus saingan regional Maroko serta sponsor utama Polisario tersebut sangat penting dalam menentukan terjadinya pertempuran besar.
Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita memuji pengakuan AS atas identitas Maroko terhadap Sahara Barat sebagai terobosan diplomatik bersejarah.
"Beberapa tahun bekerja kini memperoleh pengakuan Amerika Serikat sebagai kekuatan utama di Dewan Keamanan (PBB)," katanya kepada AFP dalam wawancara.
Kantor berita resmi MAP menerbitkan komentar dari sejumlah analis Maroko dan asing yang menyebut pengumuman AS sebagai pembenaran langkah Maroko dan awal dari akhir nasib geng Polisario.
Pangeran Moulay Hicham Alaoui, sepupu Raja Mohammed VI, men-tweet apresiasinya atas keputusan berani oleh presiden AS yang akan keluar.
Dukungan untuk perjuangan Palestina mengalir jauh di Maroko tetapi kritik terhadap raja tetap terlarang bahkan setelah satu dekade reformasi.
Perdana Menteri Saad-Eddine El Othmani yang berasal dari kelompok Islamis telah berulang kali menentang normalisasi hubungan dengan Israel di masa lalu. Kali ini ia tidak segera memberikan komentar.
Namun, penasihatnya, Nizar Khairoun, menyambut baik pengakuan AS bahwa Sahara adalah orang Maroko. Akan tetapi ia menambahkan Israel adalah kekuatan pendudukan yang merampas hak-hak rakyat Palestina.
Dia berhati-hati untuk menghindari kritik langsung terhadap raja yang membuat perjanjian untuk menormalisasi hubungan dengan Israel lewat hubungan telepon dengan Trump.
Tagar #Normalisasi adalah pengkhianatan menjadi salah satu yang paling populer di media sosial pada hari ini. Tapi tagar ini jauh dikalahkan oleh hastag #Sahara. (OL-14)
KETEGANGAN di Timur Tengah meningkat tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran
Pemerintahan Trump dilaporkan menyiapkan pasukan darat AS untuk potensi serangan ke Iran, meski Gedung Putih menegaskan belum ada keputusan militer resmi.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
Pentagon ajukan dana Rp3.386 triliun untuk perang melawan Iran. Simak rincian biaya militer AS yang membengkak hingga dampak penutupan Selat Hormuz di sini.
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia siap keluar dari Board of Peace (BoP) jika tidak menguntungkan kepentingan nasional dan perjuangan Palestina
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved