Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPEL yang dikumpulkan dari asteroid tiba di Bumi pada Minggu setelah dijatuhkan oleh pesawat luar angkasa Jepang Hayabusa-2. Kapsul yang membawa sampel tersebut memasuki atmosfer sebelum pukul 02.30 waktu Jepang, menciptakan bola api seperti bintang jatuh saat memasuki atmosfer Bumi.
"Enam tahun dan akhirnya kembali ke Bumi," kata seorang pejabat yang menyampaikan siaran langsung kedatangan sampel tersebut. Siaran tersebut menunjukkan pejabat dari badan antariksa Jepang JAXA bersorak dan mengepalkan tangan mereka dengan semangat.
Beberapa jam kemudian, JAXA mengonfirmasi sampel telah ditemukan.
"Kami menemukan kapsulnya! Bersama dengan parasutnya! Wow!" cuit akun Twitter misi tersebut. Kapsul tersebut ditemukan di gurun Australia dan sekarang akan diproses sebelum dikirim ke Jepang.
Baca juga: Hari ini, Jepang Kirim Sampel Batuan Asteroid Ryugu ke Bumi
Sampel tersebut dikumpulkan oleh Hayabusa-2, yang diluncurkan pada 2014, dari asteroid Ryugu, sekitar 300 juta kilometer dari Bumi.
Wahana antariksa tersebut mengumpulkan debu permukaan dan bahan murni dari bawah permukaan. Materi yang dikumpulkan dari asteroid tersebut diyakini tidak berubah sejak alam semesta terbentuk.(AFP/OL-5)
NASA telah membentuk Planetary Defense Coordination Office sejak 2016 untuk memantau objek-objek dekat Bumi (near-Earth objects/NEO).
BLUE Origin bersama NASA kini tengah mengembangkan sebuah misi ambisius yang dirancang untuk melindungi Bumi.
Mineral ini hanya dapat terbentuk akibat tekanan sangat tinggi seperti yang terjadi saat asteroid menghantam Bumi, sehingga menjadi bukti kuat bahwa Silverpit terbentuk akibat tumbukan.
NASA secara resmi telah menepis segala kemungkinan mengenai potensi hantaman asteroid 2024 YR4 terhadap Bulan pada tahun 2032 mendatang.
Asteroid yang diberi kode 2026 EG1 mencapai titik terdekatnya dengan Bumi pada pukul 23:27 EDT (03:27 GMT, 13 Maret).
Eksperimen luar angkasa yang dilakukan oleh NASA melalui misi Double Asteroid Redirection Test (DART) menghasilkan temuan penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved