Kamis 26 November 2020, 09:39 WIB

Presiden Meksiko Tolak Ucapkan Selamat untuk Biden

Basuki Eka Purnama | Internasional
Presiden Meksiko Tolak Ucapkan Selamat untuk Biden

AFP/Mexican Presidency
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador

 

PRESIDEN Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador, Rabu (25/11), kembali menolak memberi ucapan selamat kepada Joe Biden sebagai pemenang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS).

Sikap Lopez Obrador itu membuatnya semakin menonjol di antara para pemimpin dunia yang masih belum mau mengakui Biden sebagai presiden AS.

Ketika berbicara, tidak lama setelah Presiden Tiongkok Xi Jinping memberi ucapan selamat kepada Biden atas kemenangannya, Lopez Obrador menegaskan kembali bahwa memberikan ucapan selamat saat proses pemilu belum resmi selesai adalah tindakan yang salah.

"Kami tidak setuju memberikan ucapan selamat terlebih dahulu," kata Lopez Obrador kepada wartawan pada konferensi pers berkala oleh pemerintah. "Apa yang paling baik? Menunggu."

Baca juga: Presiden Tiongkok Xi Jinping Sampaikan Selamat Kepada Biden

Presiden AS Donald Trump telah meluncurkan langkah-langkah hukum dalam upaya membatalkan hasil pemilihan. Ia menuduh kubu Biden, Partai Demokrat, mencoba mencurangi pemilihan.

Namun, tanpa mengakui kekalahan, Trump kini mengisyaratkan bahwa peralihan kekuasaan ke pemerintahan Biden dapat dilangsungkan.

Lopez Obrador, yang telah selama bertahun-tahun berulang kali menuduh saingan-saingannya dalam pemilu melakukan kecurangan, kembali merujuk pada pemilihan presiden Meksiko 2006 untuk membenarkan pendiriannya.

Lopez Obrador bersikeras bahwa ia dicurangi pada pemilihan 2006. Penggunaan contoh itu dalam mempertahankan pendiriannya soal pengakuan pada Biden telah mengecewakan beberapa pejabat AS, yang menganggap perbandingan tersebut tidak pantas.

Presiden Meksiko mengatakan dia tidak menentang kandidat atau partai politik mana pun dalam proses pemilihan AS.

Secara pribadi, beberapa pejabat Meksiko mengatakan sang presiden hati-hati untuk tidak terkesan menentang Trump, yang selama masa kepresidenannya mengancam akan merugikan Meksiko secara ekonomi jika tidak mengekang imigrasi ilegal. (Ant/OL-1)

Baca Juga

 Adam TAYLOR / PRIME MINISTER OFFICE AUSTRALIA / AFP

Australia Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19, Pfizer-BioNTech

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 15:31 WIB
Regulator kesehatan Australia merupakan salah satu yang pertama di dunia dalam menyelesaikan persetujuan secara komprehensif untuk vaksin...
AFP

Ribuan Warga Brasil Demo Minta Presiden Dimakzulkan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:46 WIB
RIBUAN warga Brasil turun ke jalan dengan mobil mereka untuk menuntut pemakzulan Presiden Jair Bolsonaro atas penanganan pandemi covid-19...
Dok. Istimewa

ASN Kemenkum dan HAM Kalbar Diingatkan untuk Jaga Integritas

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 13:16 WIB
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Kalbar, serta pada UPT...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya