Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA menyakana vaksin Covuid-19 yang diberi nama Sputnik V efektif untuk melawan virus yang berasal dari Wuhan Tiongkok tersebut. Dalam pernyataannya Selasa (24/11), pengembang vaksin mengatakan data awal setelah uji coba yang melibatkan ribuan sukarelawan menunjukkan kemanjuran vaksin di atas 95 persen setelah dosis kedua.
Kementerian Kesehatan Rusia, pusat penelitian Gamaleya yang dikelola negara, dan Dana Investasi Langsung Rusia dalam pernyataannya menyebut mereka memperkirakan vaksin itu mencatat efektivitas yang lebih tinggi setelah analisis berikutnya.
"Tidak ada efek samping tak terduga yang diidentifikasi sebagai bagian dari penelitian meskipun beberapa dari mereka yang divaksinasi menderita efek jangka pendek termasuk demam, kelemahan, kelelahan, dan sakit kepala," jelas pernyataan yang dikeluarkan.
Rusia juga menyebut Sputnik V akan lebih murah serta lebih mudah disimpan dari pada beberapa vaksin lainnya yang saat ini sedang dibuat.
Rusia merupakan satu dari beberapa negara yang berusaha menciptakan vaksin untuk Covid-19. Rusia adalah salah satu yang pertama mengumumkan pengembangan vaksin pada Agustus. (AFP/R-1)
Zakharova menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap aturan internasional dan menekankan bahwa fasilitas diplomatik harus dilindungi.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Trump panik harga minyak melonjak akibat perang Iran-Israel. Washington berencana cabut sanksi negara penghasil minyak demi stabilkan pasar dan pasokan global.
Rosatom evakuasi ratusan pekerja dan keluarga dari PLTN Bushehr, Iran. Pembangunan Unit 2 dan 3 dihentikan sementara akibat situasi keamanan yang kian membahayakan.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved