Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAZAKHSTAN melarang film Borat pertama karena mengejek negara itu. Namun, kini, negara itu menggunakan slogan film yang dibintangi komedia Sacha Baron Cohen itu, 'Very Nice!', dalam kampanye pariwisata mereka.
Karakter fiksi, reporter yang misoginis, rasis, dan homofobia Borat Sagdiyev kembali ke layar lebar pada bulan ini dalam film sekuel dari film pertama yang dirilis pada 2006.
Film Borat pertama memancing kemarahan di Kazakhstan, yang menurut Baron Cohen dia pilih sebagai negara asal Borat karena negara itu tidak dikenal oleh warga Amerika Serikat (AS).
Baca juga: Hamas Bebaskan Aktivis Palestina yang Komunikasi dengan Israel
Namun, kali ini, ketimbang mengecam karakter fiksi berkumis itu, Kazakhstan berusaha menggunakan ketenaran film itu untuk menarik wisatawan.
Serangkaian iklan pendek yang dirilis Badan Pariwisata Kazakhstan di Youtube memperlihatkan turis menikmati keindahan negara di Asia Tengah itu sembari mengatakan slogan Borat, 'Very Nice!'.
"Pasti ada acara untuk mengambil keuntungan dari semua perhatian pada film itu," ujar Dennis Keen, warga AS yang berada di balik ide kampanye itu.
Keen yang tinggal dan bekerja di kota kedua terbesar di Kazakhstan, Almaty, mengatakan slogan Borat sangat menarik sehingga dia memutuskan menyarankan hal itu kepada Badan Pariwisata Kazakhstan.
"Mereka sangat antusias dan segalanya berjalan dengan cepat," ungkap Keen.
Setelah mengetahui slogannya digunakan oleh Badan Parisiwata Kazakhstan, Baron Cohen, dalam wawancara dengan New York Times, mengatakan bahwa negara yang diciptakannya untuk Borat adalah 'negara palsu yang liar dan lucu'.
"Kazakhstan yang asli adalah negara yang indah dengan masyarakat modern yang apik. Mereka adalah kebalikan dari versi di Borat," ungkapnya. (AFP/OL-1)
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Pendampingan orangtua selama film berlangsung sangatlah krusial untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada anak.
Menyaksikan tontonan yang tidak sesuai klasifikasi usia merupakan ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berencana menggelar acara bertajuk Betawi Night dalam rangka menyambut kunjungan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev ke Jakarta.
Simak update terbaru hasil Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 per 14 Februari. Kejutan besar terjadi di Figure Skating dan dominasi Norwegia.
BELGIA hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026. Pemuncak Grup J itu akan bertandang ke markas Kazakhstan pada Sabtu (15/11) pukul 21.00 WIB.
Foto satelit NASA mengungkap bukit pasir unik berbentuk siput raksasa di Stepa Kazakhstan.
Skuad Garuda Muda menang dengan skor 3-1 (25-14, 25-15, 18-25, 25-11).
Jelajahi Kazakhstan: sejarah kuno, letak geografis strategis, dan fakta menarik tentang budaya dan alamnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved