Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJUTAN besar mewarnai hari kedelapan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, Sabtu (14/2), saat atlet Kazakhstan, Mikhail Shaidorov, secara mengejutkan meraih medali emas di cabang Figure Skating putra. Kemenangan bersejarah ini terjadi setelah favorit juara asal Amerika Serikat, Ilia Malinin, gagal mempertahankan performanya dan terlempar dari posisi podium.
Di lintasan salju, dominasi Norwegia masih belum terpatahkan setelah tim putri mereka berhasil merebut medali emas dalam nomor Cross-Country 4x7.5km relay, mengungguli rival abadi mereka, Swedia. Sementara itu, dari arena Alpine Skiing di Bormio, Lucas Pinheiro Braathen yang mewakili Brasil menciptakan sensasi dengan memimpin putaran pertama Giant Slalom putra, membuka peluang medali pertama bagi Amerika Selatan di ajang Olimpiade Musim Dingin.
Mikhail Shaidorov mencatatkan sejarah sebagai atlet Kazakhstan pertama yang meraih emas Olimpiade di cabang Figure Skating. Dengan skor total 291.58, ia mengungguli dua wakil Jepang, Yuma Kagiyama (perak) dan Shun Sato (perunggu). Ilia Malinin yang dijuluki "Quad God" harus puas di posisi ke-8 setelah melakukan beberapa kesalahan fatal pada program free skate-nya.
Kutipan Mikhail Shaidorov: "Denis Ten memengaruhi tidak hanya saya, tetapi seluruh dunia figure skating di Kazakhstan. Kemenangan ini adalah untuknya dan untuk negara saya."
Tim estafet putri Norwegia menunjukkan kelasnya dengan memenangi nomor 4x7.5km relay. Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Norwegia di puncak klasemen perolehan medali sementara. Astrid Øyre Slind yang berusia 38 tahun menjadi sorotan karena menjadi wanita tertua yang memenangi emas di debut Olimpiade Musim Dinginnya.
Di tempat lain, Jakara Anthony dari Australia mengukir sejarah sebagai juara Olimpiade pertama dalam nomor Dual Moguls yang baru pertama kali dipertandingkan. Ia mengalahkan Jaelin Kauf (USA) di babak final yang berlangsung sengit di Livigno.
Berikut adalah perolehan medali sementara hingga 14 Februari 2026 siang waktu setempat:
| Peringkat | Negara | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Norwegia | 9 | 3 | 6 | 18 |
| 2 | Jerman | 7 | 4 | 3 | 14 |
| 3 | Italia | 6 | 5 | 4 | 15 |
| 4 | Amerika Serikat | 5 | 6 | 7 | 18 |
| 5 | Belanda | 4 | 3 | 2 | 9 |
Pertandingan hari ini masih akan berlanjut dengan final Speed Skating 500m putra yang melibatkan bintang Amerika Serikat, Jordan Stolz, serta final Ski Jumping Large Hill putra di malam hari.
Simak jadwal final Giant Slalom putra Olimpiade 2026 besok 14 Februari. Lucas Braathen berpeluang raih medali pertama untuk Brasil.
Simak kronologi kemenangan dramatis Domen Prevc atas Ryoyu Kobayashi di nomor Large Hill Ski Jumping Olimpiade Musim Dingin 2026 Predazzo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved