Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Persaingan medali emas nomor Large Hill putra di Olimpiade Musim Dingin 2026 ditentukan hingga lompatan terakhir di Stadio del Salto, Predazzo, Sabtu (14/2). Domen Prevc (Slovenia) berhasil mengamankan podium tertinggi setelah unggul tipis atas rival terberatnya dari Jepang, Ryoyu Kobayashi, dalam duel udara yang sangat ketat.
Pertandingan dimulai dengan dominasi Domen Prevc pada putaran pertama. Atlet asal Slovenia tersebut melakukan lompatan sejauh 142,5 meter yang dinilai hampir sempurna oleh para juri, memberikan keunggulan poin signifikan di awal kompetisi. Sementara itu, Ryoyu Kobayashi membuntuti di posisi kedua, disusul oleh veteran Austria, Stefan Kraft.
| Peringkat | Atlet | Negara | Total Poin |
|---|---|---|---|
| 1 (Emas) | Domen Prevc | Slovenia | 298,4 |
| 2 (Perak) | Ryoyu Kobayashi | Jepang | 292,1 |
| 3 (Perunggu) | Stefan Kraft | Austria | 285,7 |
Memasuki putaran final, tekanan berpindah ke pundak Prevc setelah Kobayashi melakukan "monster jump" sejauh 143 meter. Lompatan tersebut merupakan yang terjauh sepanjang kompetisi hari ini dan sempat membuat pendukung Jepang di Predazzo bersorak optimis. Namun, sistem kompensasi angin dan nilai gaya (style points) menjadi faktor penentu.
Domen Prevc, yang turun sebagai pelompat terakhir, menunjukkan ketenangan luar biasa. Meski jarak lompatannya sedikit lebih pendek dari Kobayashi, yakni 139 meter, ia mendarat dengan teknik telemark yang sangat halus. Pendaratan bersih ini memberinya nilai eksekusi tinggi yang cukup untuk mempertahankan posisi puncak dengan total 298,4 poin.
"Saya tahu Ryoyu memberikan tekanan besar dengan lompatan terakhirnya. Saya hanya mencoba fokus pada transisi udara dan pendaratan. Meraih emas di sini, di Predazzo, adalah mimpi yang menjadi nyata," ujar Domen Prevc sesaat setelah papan skor mengonfirmasi kemenangannya.
Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi Slovenia sebagai kekuatan utama ski jumping di Milano Cortina 2026, menyusul kesuksesan tim mereka di nomor beregu campuran sebelumnya. Dengan hasil ini, keluarga Prevc mencatatkan sejarah baru sebagai salah satu dinasti tersukses dalam sejarah Olimpiade Musim Dingin.
Domen Prevc resmi raih emas Large Hill Olimpiade 2026. Simak profil dan perjalanan kariernya keluar dari bayang-bayang sang kakak, Peter Prevc.
Keberhasilan Domen Prevc meraih emas Large Hill di Milano Cortina 2026 mengukuhkan dinasti Prevc sebagai keluarga tersukses dalam sejarah ski jumping.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved