Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PERGERAKAN bursa saham Wall Street terpantau sedikit menguat pada pembukaan perdagangan Selasa pagi waktu setempat. Bursa saham di Amerika Serikat (AS) itu berusaha bangkit dari aksi jual sebelumnya.
Indeks Dow Jones Industrial Average juga meningkat 28,55 poin atau 0,11% menjadi 27.176,25. Kemudian, indeks S&P 500 naik 14,65 poin atau 0,45% menjadi 3.295,71. Senada, indeks Nasdaq bertambah 83,80 poin, atau 0,78% menjadi 10.862,60.
Sepuluh sektor utama indeks S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi. Adapun sektor energi terpantau naik 1,5% pada perdagangan pagi. Sementara itu, sektor perawatan kesehatan tetap bertahan.
Baca juga: Ekonomi AS Hanya akan Pulih Jika Warga Merasa Aman
Diketahui pada Senin waktu setempat, terjadi aksi jual besar-besaran. Alhasil, indeks Dow Jones membukukan kerugian dalam tiga minggu berturut-turut. Investor juga memperhatikan dengan cermat pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell.
“Kami berkomitmen untuk menggunakan perangkat yang bisa dilakukan. Selama itu diperlukan untuk pemulihan ekonomi, serta membatasi kerusakan ekonomi yang berkepanjangan," bunyi pernyataan Powell.
Pekan lalu, Bank Sentral AS mempertahankan suku bunga acuan di level terendah mendekati nol. Powell juga berjanji untuk mempertahankan kisaran suku bunga acuan sampai pasar tenaga kerja membaik. Kemudian, inflasi naik pada level yang diharapkan.(Ant/OL-11)
Kemampuan yang dimiliki itu dapat diasah sehingga mampu berpartisipasi dalam upaya peningkatan ekonomi di daerah, bahkan nasional.
Perekonomian NTB menjadi bergairah dengan adanya Fornas kali ini.
SEJUMLAH pasal yang mengatur berbagai aspek terkait tembakau pada PP Nomor 28 Tahun 2024 menuai kritik. Aturan ini dinilai berdampak negatif terhadap industri dan petani dalam negeri,
KOTA Batu tak hanya lekat dengan suguhan pemandangan alam, kabut, dan kesejukan udara, tetapi juga hamparan perbukitan dan perkebunan milik warga hadir memanjakan mata.
PEMERINTAH dinilai perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan Over Dimension Overloading (ODOL) serta mencari solusi yang komprehensif dan berkelanjutan,
EFEKTIVITAS Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebagai instrumen peningkatan daya beli masyarakat kembali dipertanyakan. Sebab program tersebut tidak memberikan kontribusi signifikan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis, 28 Agustus 2025, dibuka menguat 16,61 poin atau 0,21% ke posisi 7.952,79.
Selama 11 tahun menekuni pasar modal, prinsip tersebut menjadi fondasi strateginya: memilih perusahaan dengan fundamental kuat, kemudian berinvestasi dalam jangka panjang.
Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi, aliran modal asing justru cukup besar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa, 26 Agustus 2925, dibuka menguat 14,01 poin atau 0,18% ke posisi 7.940,92.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat ke level 8.000 dalam sepekan mendatang.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin, 25 Agustus 2025, dibuka menguat 73,72 poin atau 0,94% ke posisi 7.932,57.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved