Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
BIRO Investigasi Federal (FBI) memperingatkan Rusia agar tidak mencampuri pemilihan presiden di Amerika Serikat (AS). Diketahui, ada sejumlah kabar bohong (hoaks) yang bertujuan menghancurkan kandidat Partai Demokrat, Joe Biden.
Beragam hoaks juga berupaya menghancurkan kepercayaan publik di Negeri Paman Sam terhadap pesta demokrasi. "Pukulan telak dari informasi yang salah dikhawatirkan merusak kepercayaan pada hasil pemilihan umum (pemilu) tahun ini,” ujar Direktur FBI Christopher Wray.
Baca juga: Biden Berjanji Akhiri Musim Kegelapan Amerika Serikat
Dia menyebut Rusia juga berusaha melemahkan isu anti-Rusia. Di depan komite DPR, Wray berulang kali berbicara tentang campur tangan Rusia dalam pemilu AS. FBI dikatakannya berkomitmen untuk menghadang upaya Rusia merusak pemilu tahun ini.
Agen Rusia, lanjut Wray, sebagian besar berusaha memengaruhi pemilu melalui peranan asing. Seperti, fitnah melalui media sosial, media pemerintah, hingga penggunaan proxy.
"Rusia saat ini berusaha merusak citra Biden, serta ingin menghilangkan stigma anti-Rusia,” imbuhnya.
Baca juga: Gelar Kampanye di Tulsa, Trump Gagal Tarik Massa
Dari sejumlah tinjauan FBI menyimpulkan bahwa Rusia berniat untuk meningkatkan suara Donald Trump pada pemilihan presiden AS 2016. Kemudian, merusak citra saingan dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.
Namun, Trump tidak terima dengan hasil temuan FBI. Pun, Rusia secara resmi menepis kabar tersebut. Menyoroti Tiongkok, FBI menilai pemerintahannya berupaya mencari informasi sensitif soal AS, termasuk teknologi. Saat ini, FBI melakukan banyak investigasi terhadap gelombang ekstremis domestik.(TheGuardian/OL-11)
Sebanyak 21 orang, termasuk empat anak tewas saat Kyiv dibombardir oleh serangan udara Rusia.
UKRAINA melaporkan berhasil menembak jatuh 74 dari total 95 pesawat nirawak yang diluncurkan Rusia. Moskow menyatakan pasukan pertahanannya menghancurkan 26 UAV Ukraina.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan hadir dalam parade militer di Beijing, Tiongkok, pekan depan.
PERTEMUAN antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin Jumat (15/8) disebut sebagai langkah penting menuju perdamaian di Ukraina.
Ukraina mengaku rusia telah menyerang kawasan industri timur Dnipropetrovsk.
Dalam pidato peringatan Hari Kemerdekaan, Presiden Volodymyr Zelensky menegaskan Ukraina akan terus berjuang demi kebebasan dan perdamaian yang adil.
Keputusan Prabowo memberikan amnesti pada Hasto Kristiyanto dan abolisi pada Tom Lembong harus dibaca menggunakan asumsi yang tepat
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Core memprediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2025 akan lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2024.
Pemilu serentak nasional terdiri atas pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, dan DPD RI.
WAKIL Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menyoroti kompleksitas Pemilu serentak atau yang berlangsung bersamaan, terutama dalam konteks pemilihan legislatif dan presiden
Usulan tersebut berkaca pada pelaksanaan Pilpres, Pileg, dan Pilkada serentak pada 2024 yang membuat penyelenggara Pemilu memiliki beban yang berat.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved