Rabu 16 September 2020, 19:50 WIB

Pembantai Asal Norwegia Ajukan Bebas Bersyarat

Widhoroso | Internasional
Pembantai Asal Norwegia Ajukan Bebas Bersyarat

AFP/Heiko Junge
Warga berdoa di depan ,onumen penghormatan bagi korban serangan teroris yang oleh Anders Behring Breivik di Norwegia pada 2011 silam.

 

EKSTRIMIS sayap kanan Norwegia, Anders Behring Breivik, yang membunuh 77 orang pada 2011, mengajukan pembebesan bersyarat. Hal itu diungkapkan pengacara Breivik, Rabu (16/8).  

"Dia berhak atas peninjauan hukum untuk pembebasan bersyarat di akhir periode minimum, yaitu 10 tahun dalam kasusnya. Itu adalah hak semua narapidana, Breivik memiliki itu dan ingin menjalankan," kata pengacara Breivik, Oystein Storrvik.

Pada Juli 2011, Breivik melakukan aksi teror terburuk dalam sejarah di Norwegia. Dengan menyamar sebagai petugas polisi, Breivik melacak dan menembak mati 69 orang, kebanyakan dari mereka adalah remaja di sebuah kamp pemuda Partai Buruh di Pulau Utoya. Aksi itu dilakukan tidak lama setelah ia membunuh delapan orang dalam pemboman di luar gedung pemerintah di Oslo.

Pada 2021, pengadilan di Norwegia menjatuhkan hukuman 21 tahun penjara bagi. Hukuman itu bisa diperpanjang tanpa batas waktu.

Selain mengajukan bebas bersyarat, Breivik juga berencana mengajukan gugatan baru terhadap negara Norwegia mengenai kondisinya di penjara. Selama di penjara Breivik dipisahkan dari narapidana lain.

Menurutnya pemerintah Norwegia telah melanggar Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia yang melarang perlakuan yang tidak manusiawi dan merendahkan. Setelah memenangkan sebagian kemenangan hukum pada 2016, dia ditolak oleh pengadilan tinggi Norwegia dan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa.

Di penjara Skien, tempatnya ditahan, Breivik ditempatkan sendirian di tiga sel yang masing-masing berukuran 10 meter persegi. Dia dapat berolahraga, bermain video game, dan menonton televisi. (AFP/R-1)

Baca Juga

Prakash SINGH / AFP

Pimpinan Oposisi India Desak Pemerintah Vaksinasi Penduduk

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 05:00 WIB
Modi telah dikritik secara luas karena tidak mengambil langkah lebih cepat untuk menekan gelombang...
investing.com

Tiga Hari Berturut-Turut Saham Prancis Ditutup Lebih Tinggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 04:27 WIB
Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen Indeks CAC 40, sebanyak 28 saham berhasil membukukan keuntungan,...
Prakash SINGH / AFP

Inggris Sebut Varian Baru Virus Korona India 'Mengkhawatirkan'

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 07 Mei 2021, 23:55 WIB
Para pejabat Inggris mungkin menyatakan salah satu jenis virus korona baru yang pertama kali ditemukan di India sebagai "varian yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya