Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PARLEMEN Turki, Rabu (29/7), menyetujui undang-undang yang akan memberikan kekuasaan lebih besar kepada pemerintah atas media sosial. Hal itu dilaporkan kantor berita Anadolu.
Berdasarkan undang-undang baru itu, raksasa media sosial, seperti Facebook dan Twitter, harus memiliki perwakilan lokal di Turki dan harus mematuhi keputusan pengadilan untuk menghapus konten tertentu atau didenda.
Baca juga: PM Singapura Khawatir Ketegangan AS-Tiongkok Terus Berlanjut
Sejumlah kritik memandang undang-undang baru itu akanb menghambat kebebasan berpendapat.
Undang-undang itu akan memengaruhi media sosial yang memiliki lebih dari 1 juta pengujung unik per harinya
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji untuk memperketat kendali pemerintah atas media sosial pada awal bulan ini setelah para netizen mengecek Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak dan istrinya, Esra, yang merupakan putri Erdogan, selepas kelahiran anak keempat mereka. (AFP/OL-1)
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Fenomena lithospheric dripping ini juga memperlihatkan suatu hubungan menarik antara pengangkatan dataran tinggi dan penurunan cekungan di area yang sama.
Penghentian penyelidikan antidumping oleh Turki menjadi penegasan atas meningkatnya kredibilitas produk baja nirkarat Indonesia di pasar internasional.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved