Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA asal Tiongkok China Xinhua News, melalui akun Twitternya mengunggah sebuah video berdurasi 49 detik yang menampilkan seorang pengrajin sedang menggambar motif pada selembar kain.
Pada unggahan tersebut, China Xinhua News menuliskan keterangan, “Batik adalah kerajinan tradisional yang biasa dipakai oleh kelompok etnis di China. Orang-orang mewarnai kain dengan menggunakan lilin leleh dan alat seperti spatula kemudian memanaskannya untuk menghilangkan lilin. Lihatlah bagaimana kerajinan kuno berkembang di zaman modern.”
Unggahan ini sontak menimbulkan perdebatan di kalangan warganet.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid menilai penyebutan batik oleh China Xinhua News tidak memengaruhi pengakuan UNESCO terhadap batik sebagai warisan budaya takbenda Indonesia.
“Soal mengapa Xinhua News menggunakan istilah batik dan bukan istilah dalam bahasa China, saya tidak tahu. Penyebutan 'batik' oleh Xinhua News sama sekali tidak ada pengaruhnya terhadap pengakuan itu,” kata Hilmar kepada Media Indonesia, Senin (13/7).
Hilmar menjelaskan, batik dalam pengertian teknik tutup celup pada tekstil memang ada di berbagai negara, termasuk Tiongkok, India, dan Afrika. Namun, ada tiga unsur yang membedakan batik Indonesia yang diakui oleh UNESCO dengan yang ada di negara lain yaitu, teknik tutup celup, simbolisme, dan kebudayaan.
“Kita hanya mempersoalkan unsur pertama. Kalau simbolisme sudah pasti sangat berbeda batik Indonesia dengan tekstil yang menggunakan teknik tutup celup dari negara lain. Dari segi kebudayaan, yang menurut saya paling penting, ada perbedaan sangat mendasar antara batik Indonesia dengan tekstil dengan tutup celup yang lain seperti China,” tandasnya.(OL-4)
Gogot menyebut harga satuan perangkat yang dibeli pemerintah sebesar Rp5,2 juta tanpa paket Chrome Device Management (CDM ).
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Pelajari sejarah panjang batik Indonesia, filosofi mendalam di balik motif populer, serta perbedaan teknik tulis dan cap. Warisan dunia yang diakui UNESCO.
Provinsi Jawa Tengah (Jateng) membuktikan posisinya sebagai sentra kerajinan unggulan nasional, khususnya batik.
Unity in Diversity: Celebrating Global Friendship through Art, Culture, and Food
Artijeda, Li-Uli, Miss Miniek, dan MM by Happy Gan, jenama-jenama anggota Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) tampil dalam Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW)
Hari Batik Nasional 2025, Hotel Grandhika Pemuda Semarang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menggelar workshop dan pameran batik.
BENANG Bintik atau batik khas Kalimantan Tengah (Kalteng) tampil memukau dalam gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2026. Wastra khas Bumi Tambun Bungai itu hadir di JFW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved