Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOMI negara-negara Uni Eropa yang menggunakan mata uang Euro atau Eurozone diprediksi akan jatuh 8,7% pada 2020.
Hal itu dipengaruhi krisis global pandemi covid-19 yang telah berdampak pada ekonomi Eropa dan dunia saat ini.
Dikutip France24, Komisi Eropa pada Selasa (7/7) mengatakan perkiraan tersebut bahkan bisa menjadi lebih buruk lagi, mengingat belum ada kepastian pandemi akan berakhir. Dengan demikian, laporan lengkap tahun depan pun masih diwarnai rasa pesimis bahwa ekonomi Eropa bisa kembali membaik.
"Dampak ekonomi dari lockdown lebih parah dari yang kami perkirakan," kata Wakil Presiden Komisi, Valdis Dombrovskis seperti dilansir France24.
Komisi memperkirakan ekonomi Eurozone akan kembali naik sebesar 6,1% pada tahun 2021. Namun, hal itu masih lebih buruk dibandingkan sebelum negara-negara Eropa terpaksa menerapkan lockdown dalam upaya mengendalikan penyebaran covid-19.
"Menantikan tahun ini dan selanjutnya, kita dapat mengharapkan kembali membaik, tetapi kita perlu waspada perbedaan kecepatan pemulihan," tambahnya.
Baca juga: Palestina Perpanjang Lockdown di Tepi Barat
Komisaris ekonomi Uni Eropa, Paolo Gentiloni mengatakan bahwa respon seluruh Eropa telah membantu ekonomi masyarakat. Namun, hal itu berbeda di tiap negara yang menimbulkan ketidaksetaraan dalam masyarakat Eropa.
"Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk mencapai kesepakatan yang cepat mengenai rencana pemulihan yang diusulkan Komisi. Ini untuk memberi kepercayaan baru dan pembiayaan baru ke dalam ekonomi kita pada saat kritis ini," ungkapnya.
Adapun, Jerman sebagai ekonomi terbesar UE, diperkirakan mengalami penurunan 6,3% tahun ini dan tumbuh 5,3% pada 2021. Ekonomi Perancis, Italia dan Spanyol masing-masing akan turun lebih dari 10% dan kemudian pulih sebagian.
Prancis, ekonomi terbesar kedua Eurozone, diperkirakan turun 10,6% tahun ini dan tumbuh 7,6% pada 2021. Italia yang diprediksi menderita penurunan 11,2% tahun ini dan akan kembali naik hanya 6,1% pada 2021. Ekonomi Spanyol akan mengalami penurunan sebesar 10,9% sebelum bangkit kembali sebesar 7,1% tahun depan. (France24/A-2)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved