Senin 18 Mei 2020, 10:30 WIB

Tak Pakai Masker di Kuwait dan Qatar akan Dibui

Nur Aivanni | Internasional
Tak Pakai Masker di Kuwait dan Qatar akan Dibui

AFP/Yasser
Warga Kuwait mengenakan masker penutup mulut

 

WARGA di Kuwait dan Qatar akan dikenakan sanksi berupa hukuman penjara atau denda ribuan dolar jika tidak mengenakan masker untuk melawan virus korona baru atau covid-19.

Pada Minggu (17/5), Kementerian Kesehatan Kuwait mengatakan siapapun yang tertangkap tidak mengenakan masker akan menghadapi hukuman tiga bulan penjara. Sementara itu, TV pemerintah Qatar melaporkan hukuman penjara bagi pelanggar maksimal tiga tahun.

Dikutip dari Channel News Asia, Senin (18/5), Kuwait memberlakukan denda bagi pelanggar yakni mencapai 5.000 dinar (US$16.200) dan di Qatar sebesar 200.000 riyal (US$55.000).

Baca juga: Serba-serbi Aturan Penggunaan Masker di Berbagai Negara

Untuk diketahui, keenam negara Teluk telah melaporkan lebih dari 137.400 infeksi dengan 693 kematian akibat virus korona. Arab Saudi, dengan populasi sekitar 30 juta orang, memiliki jumlah kasus tertinggi dengan lebih dari 54.700 kasus dan 312 kematian.

Qatar yang merupakan negara berpenduduk 2,8 juta memiliki jumlah infeksi tertinggi kedua di atas 32.600 dengan 15 kematian.

Sementara itu, Uni Emirat Arab memiliki jumlah kematian covid-19 tertinggi kedua di antara enam negara Teluk dengan 220 kematian. Ada lebih dari 23.350 kasus di UEA. (CNA/OL-5)

Baca Juga

 AFP/Said Khatib

Sudan Akhirnya Akui Kunjungan Delegasi Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 02:30 WIB
Sudan pada Oktober menjadi negara Arab ketiga dalam beberapa bulan yang mengumumkan kesepakatan normalisasi dengan Israel, setelah Uni...
AFP/Khamenei.IR

Kelompok Palestina Tuding Israel dan AS Bunuh Ilmuwan Nuklir Iran

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 02:15 WIB
Hamas menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada rakyat Iran dan pemimpinnya atas kesyahidan ilmuwan nuklir...
 AFP/Atta Kenare

Ilmuwan Nuklir Iran Tewas karena Operasi Jenis Baru dan Kompleks

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 01:35 WIB
Tanpa mengutip sumber, Fars sendiri mengklaim bahwa penyerangan itu dilakukan dengan bantuan senapan mesin otomatis yang dikendalikan dari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya