Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump, Senin ((30/3), mengatakan lebih dari satu juta warga Amerika sudah menjalani tes virus korona. Ia mendesak masyarakat untuk terus membatasi jarak fisik hingga April guna mencegah penyebaran virus.
"Setiap dari kita memiliki peran untuk menang dalam perang ini. Setiap warga, keluarga, dan bisnis dapat membuat perbedaan dalam menghentikan virus. Ini tugas patriotik kita bersama. Masa-masa sulit ada pada 30 hari ke depan dan 30 hari ini adalah masa yang sangat penting," kata Trump kepada awak media di Gedung Putih.
Trump menyebut jumlah tes tersebut sebagai tonggak sejarah. Menurutnya, AS mulai mendapatkan alat pelindung diri dari luar negeri.
baca juga: Piramida Giza Tampilkan Pesan Semangat Melawan Covid-19
"Kami akan memperoleh alat itu dari seluruh dunia dan kami juga akan mengirim sisanya yang tak terpakai ke negara lain," katanya.
Trump mengaku dirinya baru saja berbicara dengan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte dan bahwa Amerika Serikat akan mengirimkan pasokan medis senilai 100 juta dolar AS (sekitar Rp1,6 triliun) yang tak dibutuhkan oleh AS untuk Italia. (OL-3)
Aksi No Kings yang ketiga sekaligus terbesar berlangsung pada 28 Maret 2026 di Amerika Serikat. Menurutnya, para demonstran memandang kebijakan pemerintahan Trump
PAUS Leo XIV memperingatkan pada Minggu (29/3) bahwa Tuhan tidak mendengarkan doa mereka yang berperang karena konflik di Timur Tengah terus berlanjut di berbagai front.
AKSI protes besar-besaran menentang pemerintahan Presiden Donald Trump kembali berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat dalam gelombang demonstrasi bertajuk No Kings.
DEPARTEMEN Pertahanan Amerika Serikat tengah merancang skenario serangan darat ke Iran untuk beberapa pekan di tengah pengerahan personel AS ke Timur Tengah.
Gerakan No Kings mengguncang Amerika Serikat setelah aksi massa serentak digelar di lebih dari 3.300 titik di seluruh 50 negara bagian pada Sabtu (28/3).
JUTAAN warga di berbagai kota di Amerika Serikat (AS) turun ke jalan dalam aksi No Kings untuk memprotes kebijakan Presiden Donald Trump.
Aksi No Kings yang ketiga sekaligus terbesar berlangsung pada 28 Maret 2026 di Amerika Serikat. Menurutnya, para demonstran memandang kebijakan pemerintahan Trump
AKSI protes besar-besaran menentang pemerintahan Presiden Donald Trump kembali berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat dalam gelombang demonstrasi bertajuk No Kings.
DEPARTEMEN Pertahanan Amerika Serikat tengah merancang skenario serangan darat ke Iran untuk beberapa pekan di tengah pengerahan personel AS ke Timur Tengah.
Gerakan No Kings mengguncang Amerika Serikat setelah aksi massa serentak digelar di lebih dari 3.300 titik di seluruh 50 negara bagian pada Sabtu (28/3).
JUTAAN warga di berbagai kota di Amerika Serikat (AS) turun ke jalan dalam aksi No Kings untuk memprotes kebijakan Presiden Donald Trump.
Usai aksi besar 28 Maret, gerakan No Kings menyiapkan langkah lanjutan lewat agenda nasional. Simak rencana berikutnya dan catat tanggal pentingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved