Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan lebih dari 470 juta orang menganggur dan tidak memiliki pekerjaan layak. Badan dunia memperingatkan kurangnya akses pekerjaan layak, berkontribusi terhadap kerusuhan sosial.
Organisasi Perburuhan Internasional PBB (ILO) menyebut tingkat pengangguran global relatif stabil selama beberapa dekade terakhir. Adapun angka pengangguran keseluruhan cenderung naik, akibat pelambatan ekonomi. Kondisi itu mengurangi jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia untuk pertumbuhan populasi.
Tahun ini, jumlah pengangguran diperkirakan meningkat menjadi 190,5 juta, naik dari catatan 2019 sebesar 188 juta. Data itu teruang dalam laporan tahunan World Employment and Social Outlook yang dirilis ILO.
Baca juga: Perang Dagang Bisa Memicu Naiknya Pengangguran di AS
Lebih lanjut, badan PBB itu menekankan sekitar 285 juta orang di dunia berstatus menganggur. Artinya, mereka memiliki peluang kerja lebih kecil. Kemungkinan mereka menyerah mencari pekerjaan, atau sebaliknya tidak memiliki akses ke pasar tenaga kerja.
"Bagi jutaan orang yang bekerja, semakin sulit saya berpikir untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui pekerjaan," kata kepala ILO, Guy Ryder, kepada wartawan di Jenewa.
"Saya pikir ini adalah temuan yang sangat mengkhawatirkan," pungkasnya. Dia menambahkan kurangnya akses pekerjaan layak memicu gerakan protes dan keresahan di seluruh dunia.
"Kondisi pasar tenaga kerja berkontribusi terhadap erosi kohesi sosial di tengah masyarakat," jelasnya, merujuk demonstrasi massa di sejumlah wilayah, seperti Libanon dan Chili.
Menurut indeks kerusuhan sosial ILO, yang mengukur frekuensi demonstrasi dan pemogokan, terdapat peningkatan baik di tingkat global maupun di tujuh dari 11 subwilayah periode 2009-2019.(AFP/OL-11)
PRESIDEN Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya membentuk PBB baru melalui peluncuran Dewan Perdamaian.
PETA geopolitik dunia kembali bergejolak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi meluncurkan forum internasional baru bernama Board of Peace atau Dewan Perdamaian.
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan pembentukan Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak menggantikan peran PBB.
AS tidak lagi melihat PBB sebagai pilar stabilitas global, melainkan sebagai beban yang menghalangi dominasi unilateral Washington.
UNITED Nations Global Compact merupakan inisiatif PBB yang mendorong perusahaan di seluruh dunia untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Presiden Donald Trump melontarkan wacana bahwa lembaga barunya, Board of Peace, mungkin akan menggantikan PBB dalam menyelesaikan konflik global.
Baznas RI bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali memberikan pelatihan menjahit bagi para penerima manfaat zakat (mustahik) di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang.
Prabowo menjelaskan bahwa disrupsi akibat AI dan robotika berpotensi menggeser banyak jenis pekerjaan manusia, terutama di sektor manufaktur dan riset.
Pemerintah telah menggulirkan Program Magang Nasional bagi lulusan perguruan tinggi, khusus untuk sarjana dan diploma yang baru lulus atau akan lulus dalam setahun terakhir.
Tingkat pengangguran muda di Indonesia berada di angka 17,3% dan menjadikannya tertinggi kedua di Asia setelah India.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi meminta publik melemparkan kritik berbasis pada, bukan perasan semata.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonedia (Apindo) Bidang Ketenagakerjaan, Bob Azam menyatakan bahwa badai pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak hanya terjadi di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved