Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan lebih dari 470 juta orang menganggur dan tidak memiliki pekerjaan layak. Badan dunia memperingatkan kurangnya akses pekerjaan layak, berkontribusi terhadap kerusuhan sosial.
Organisasi Perburuhan Internasional PBB (ILO) menyebut tingkat pengangguran global relatif stabil selama beberapa dekade terakhir. Adapun angka pengangguran keseluruhan cenderung naik, akibat pelambatan ekonomi. Kondisi itu mengurangi jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia untuk pertumbuhan populasi.
Tahun ini, jumlah pengangguran diperkirakan meningkat menjadi 190,5 juta, naik dari catatan 2019 sebesar 188 juta. Data itu teruang dalam laporan tahunan World Employment and Social Outlook yang dirilis ILO.
Baca juga: Perang Dagang Bisa Memicu Naiknya Pengangguran di AS
Lebih lanjut, badan PBB itu menekankan sekitar 285 juta orang di dunia berstatus menganggur. Artinya, mereka memiliki peluang kerja lebih kecil. Kemungkinan mereka menyerah mencari pekerjaan, atau sebaliknya tidak memiliki akses ke pasar tenaga kerja.
"Bagi jutaan orang yang bekerja, semakin sulit saya berpikir untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui pekerjaan," kata kepala ILO, Guy Ryder, kepada wartawan di Jenewa.
"Saya pikir ini adalah temuan yang sangat mengkhawatirkan," pungkasnya. Dia menambahkan kurangnya akses pekerjaan layak memicu gerakan protes dan keresahan di seluruh dunia.
"Kondisi pasar tenaga kerja berkontribusi terhadap erosi kohesi sosial di tengah masyarakat," jelasnya, merujuk demonstrasi massa di sejumlah wilayah, seperti Libanon dan Chili.
Menurut indeks kerusuhan sosial ILO, yang mengukur frekuensi demonstrasi dan pemogokan, terdapat peningkatan baik di tingkat global maupun di tujuh dari 11 subwilayah periode 2009-2019.(AFP/OL-11)
Indonesia resmi memimpin Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa. Simak agenda strategis RI, mulai dari hak pangan anak hingga isu Palestina dan Ukraina.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Menlu RI Sugiono di sidang DK PBB New York menegaskan komitmen solusi dua negara, soroti krisis kemanusiaan Gaza dan kebijakan Israel di Tepi Barat.
Lebih dari 80 negara PBB mengecam rencana Israel memperluas kendali di Tepi Barat dan mengklaim tanah Palestina sebagai properti negara.
Vatikan resmi menolak bergabung dalam Board of Peace bentukan Donald Trump dan memilih mendukung PBB sebagai pengelola utama krisis diplomatik internasional.
Menlu Sugiono bertemu Sekjen PBB António Guterres di New York, bahas Palestina, Board of Peace, dan partisipasi Presiden Prabowo Subianto.
PENURUNAN tingkat pengangguran nasional tidak serta-merta mencerminkan perbaikan kualitas pasar kerja.
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebesar 147,91 juta orang.
Baznas RI bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali memberikan pelatihan menjahit bagi para penerima manfaat zakat (mustahik) di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang.
Prabowo menjelaskan bahwa disrupsi akibat AI dan robotika berpotensi menggeser banyak jenis pekerjaan manusia, terutama di sektor manufaktur dan riset.
Pemerintah telah menggulirkan Program Magang Nasional bagi lulusan perguruan tinggi, khusus untuk sarjana dan diploma yang baru lulus atau akan lulus dalam setahun terakhir.
Tingkat pengangguran muda di Indonesia berada di angka 17,3% dan menjadikannya tertinggi kedua di Asia setelah India.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved