Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Iran Hassan Rouhani mengumumkan bahwa Iran akan melanjutkan memperkaya produksi uraniumnya.
Pengayaan uranium tersebut akan dilakukan di fasilitas bawah tanah Fordow, yang terletak di selatan Teheran. Keputusan Rouhani tersebut adalah kegagalan kembali Kesepakatan Nuklir Iran yang dibuat pada 2015 lalu.
"Mulai besok (Rabu), kami akan mulai menyuntikkan gas (uranium hexafluoride) di Fordow," terang Rouhani dalam pidato yang disiarkan oleh televisi pemerintah, Selasa (5/11).
Iran mengatakan seluruh proses akan dilakukan secara transparan dan disaksikan oleh inspektur dari pengawas darii Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
Langkah itu menjadi pengumuman keempat sejak Iran mulai merespon tindakan Amerika Serikat yang mengabaikan komitmen Kesepakatan Nuklir Iran.
Baca juga : Trump Umumkan Sanksi Baru untuk Iran
Iran telah berulang kali memperingatkan pihak-pihak yang masih terlibat dalam kesepakatan nuklir, yakni Inggris, Tiongkok, Prancis, Jerman, dan Rusia, bahwa kesepakatan tersebut hanya dapat terselamatkan jika mereka membantu Iran menghindari sanksi AS.
Uni Eropa memperingatkan bahwa dukungannya yang berkelanjutan untuk Kesepakatan Nuklir Iran tergantung pada pemerintah Iran dalam memenuhi komitmennya. Juru Bicara Kepala Diplomatik Uni Eropa, Maja Kocijancic, mengatakan, UE tetap berkomitmen pada Kesepakatan Nuklir Iran.
"Kami terus mendesak Iran untuk membatalkan langkah-langkah seperti itu tanpa penundaan dan untuk menahan diri dari langkah-langkah lain yang akan merusak perjanjian nuklir," terang Kocijancic kepada wartawan di Brussels, Senin (4/11).
"Namun kami juga konsisten mengatakan bahwa komitmen kami terhadap kesepakatan nuklir tergantung pada kepatuhan penuh oleh Iran," sambungnya.
Negara-negara Eropa telah berupaya menciptakan mekanisme yang akan memungkinkan perusahaan-perusahaan asing untuk terus melakukan bisnis dengan Iran tanpa dikenakan sanksi AS. Namun, upaya mereka sejauh ini agaknya gagal untuk memberikan dampak signifikan bagi Iran.
Baca juga : AS Kirim Pasukan ke Arab Saudi
Penangguhan semua pengayaan uranium di pabrik Fordow yang terletak di timur laut kota Qom, merupakan salah satu pembatasan program nuklirnya yang dijalankan Iran sebagai imbalan atas pencabutan sanksi internasional.
Rouhani mengingat kembali bahwa di bawah Kesepakatan Nuklir Iran pada 2015 lalu, Iran telah menahan lebih dari 1.000 mesin sentrifugal pengayaan uraniumnya.
Namun, Kesepakatan Nuklir Iran telah gagal sejak Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan diri AS dari kesepakatan tersebut yang diikuti oleh penerapan kembali sanksi terhadap Iran.
Langkah AS tersebut membuat Iran pada awal tahun ini mengatakan pihaknya akan mengurangi komitmennya secara bertahap kecuali AS mencabut pemberlakuan sanksi ekonomi terhadap Iran. (AFP/OL-7)
Amerika serikat memerintahkan sebagian diplomat dan anggota keluarga mereka meninggalkan Libanon di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Presiden AS Donald Trump tegaskan kendali penuh atas opsi militer terhadap Iran dan bantah rumor penolakan dari Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine.
Iran peringatkan AS bahwa serangan sekecil apa pun dianggap agresi. Teheran siaga penuh sambil tetap upayakan negosiasi nuklir intensif di Jenewa Kamis ini.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Washington perintahkan evakuasi staf non-esensial dari Kedubes di Beirut menyusul ancaman serangan militer Donald Trump.
Presiden AS Donald Trump bersiap untuk opsi militer terhadap Iran jika negosiasi nuklir di Jenewa gagal.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un memamerkan puluhan peluncur roket berkemampuan nuklir menjelang kongres penting Partai Buruh, menurut media negara.
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Jenewa untuk mengikuti putaran kedua perundingan nuklir dengan Amerika Serikat.
Amerika Serikat dan Rusia sepakat memulihkan komunikasi militer tingkat tinggi guna mencegah eskalasi nuklir. Simak detail kesepakatan di Abu Dhabi ini.
Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa Program FIRST bukan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved