Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KUALITAS udara di Singapura dilaporkan terus memburuk. Menurut Badan Lingkungan Nasional (NEA), hal itu karena angin bertiup ke arah tenggara negara tersebut.
"Kualitas udara Singapura masuk ke angka 100 yaitu hampir tidak sehat dalam 24 jam terakhir," sebut Badan Lingkungan Nasional dalam pernyataan resmi, dikutip dari Channel News Asia, Senin (16/9).
Menurut badan tersebut, kualitas udara Negeri Singa akan terus memburuk dalam 24 jam ke depan jika kondisi angin yang bertiup masih sama.
"Untuk beberapa hari ke depan, cuaca juga diperkirakan akan tetap kering," lanjut pernyataan badan tersebut.
Baca juga: Presiden dan PM Singapura Sampaikan Belasungkawa untuk BJ Habibie
NEA menyebut, kualitas udara yang buruk di Singapura berasal dari asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatra, Indonesia, terutama di Provinsi Riau, Jambi, Sumatra Selatan, dan Lampung.
NEA merilis laporan bahwa ada 439 titik api yang terdeteksi di Sumatra. Kabut asap pekat juga disebut berasal dari Riau dan Jambi akibat ditiup angin.
Belum ada larangan bepergian bagi warga Singapura. Namun, NEA mengimbau para penderita jantung atau paru-paru untuk tidak keluar rumah jika dirasa tidak perlu.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya sempat membantah bahwa kabut asap di Singapura berasal dari Sumatra.
Meski demikian, belum ada pernyataan dari Pemerintah Singapura terkait kabut asap ini. (Medcom/OL-2)
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Satelit Sentinel-4 milik ESA berhasil mengirimkan citra pertama yang memetakan polusi udara di Eropa dan Afrika Utara. Misi ini akan memantau kualitas udara setiap jam.
Penelitian terbaru menemukan awan di Samudra Atlantik dan Pasifik kini makin redup akibat udara yang lebih bersih.
Polusi udara dan asap rokok merupakan dua faktor lingkungan yang kerap diabaikan, padahal keduanya memiliki dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Pelita Air akan membagikan dua tiket pesawat pulang-pergi Jakarta–Singapura serta 2 tiket Jakarta–Lombok kepada penumpang yang terpilih.
Harga cokelat melonjak akibat krisis kakao. Startup Prefer hadirkan bubuk cokelat tanpa kakao yang lebih murah 50% dan ramah lingkungan.
Piala ASEAN 2026 diselenggarakan pada Juli sampai Agustus tahun ini dan tidak termasuk dalam FIFA match day.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
Berada satu grup dengan Vietnam selalu menghadirkan tensi tinggi. Sebagai juara bertahan edisi 2024, Vietnam tetap menjadi batu sandungan utama. Namun, bagi Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved