Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pakar nuklir Amerika Serikat (AS) mengatakan uji coba rudal jelajah nuklir Rusia menjadi penyebab ledakan besar di situs militer yang menewaskan lima pekerjanya.
Badan nuklir Rusia mengonfirmasi kematian itu disebabkan ledakan Kamis (8/8), yang menyebabkan tiga orang lainnya cedera dan memicu kecemasan radiasi.
Kecelakaan itu terjadi saat tes 'sumber daya isotop dalam sistem propulsi cair', kata badan nuklir negara bagian Rosatom dalam sebuah pernyataan.
Namun, para ahli AS mengklaim Rosatom mungkin telah mengetes rudal jelajah bertenaga nuklir, yang menurut Vladimir Putin tahun lalu 'tidak terkalahkan terhadap semua sistem pertahanan yang ada dan prospektif'.
Unit militer tempat kebakaran terjadi terletak di dusun Nenoksa, dekat Arkhangelsk, lokasi rudal balistik diuji untuk Angkatan Laut Rusia. Pejabat Rusia awalnya berupaya mengecilkan kebocoran radiasi, mengatakan levelnya normal.
Namun seorang juru bicara Severodvinsk, sebuah kota yang dekat lokasi tes, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ledakan jangka pendek dalam latar radiasi direkam pada Kamis.
Baca juga: Uji Coba Senjata Baru Korut Dapat Restu Tak Resmi AS
Dalam wawancara terpisah, dua ahli mengatakan bahwa ledakan propelan roket cair tidak akan melepaskan radiasi. Mereka mengatakan ledakan dan pelepasan radiasi itu bisa terjadi akibat kecelakaan selama pengujian rudal jelajah bertenaga nuklir di fasilitas di luar Dusun Nyonoksa.
"Mesin-mesin rudal bahan bakar cair yang meledak tidak mengeluarkan radiasi, dan kita tahu bahwa Rusia sedang mengerjakan semacam tenaga nuklir untuk rudal jelajah," kata Ankit Panda, seorang pakar senior di Federasi Ilmuwan Amerika, dilansir dari The Sun, Minggu (11/8).
Arkhangelsk kota di timur laut Rusia dan pernah menjadi pelabuhan utama negara itu hingga 1703. Senin lalu, kebakaran besar meletus di depot amunisi militer dekat Achinsk di wilayah Krasnoyarsk, Siberia timur.
Kebakaran itu memicu sejumlah ledakan yang berlanjut selama sekitar 16 jam, menyebabkan satu orang tewas dan melukai 13 lainnya, sementara lebih dari 16.500 orang harus dievakuasi dari rumah mereka.
Awal tahun ini, 14 orang tewas dalam kebakaran di sebuah kapal selam Rusia yang merupakan kapal spionase nuklir yang diduga berada dalam sebuah misi rahasia. (Medcom/OL-1)
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Perundingan damai Ukraina-Rusia di Abu Dhabi, Emirat Arab, berakhir tanpa kesepakatan di tengah serangan masif rudal Rusia ke Kyiv yang memutus listrik 1,2 juta rumah warga.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Serangan besar Rusia menghantam Kyiv dan Kharkiv, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 23 lainnya. Serangan drone dan rudal terjadi di tengah upaya diplomasi damai.
Jet tempur Jepang cegat pengebom nuklir Rusia Tu-95MS di Laut Jepang. Ketegangan meningkat di tengah sengketa Kepulauan Kuril dan penguatan aliansi militer AS-Jepang.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Korea Utara memperingatkan bahwa ambisi nuklir Jepang harus dihentikan 'dengan biaya apa pun' karena dinilai mengancam stabilitas Asia dan keamanan global.
Nuklir bukan hanya untuk energi, namun juga untuk kesehatan dan riset medis
Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan dukungan tenaga ahli untuk proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Indonesia dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo di Moskow
RISET terbaru Korea Institute for Defense Analyses menyebut kemampuan nuklir Korea Utara selama ini diremehkan.
Kepala Divisi Riset Keamanan Nuklir KIDA, Lee Sang-kyu, memperkirakan nuklir Korea Utara kemungkinan mencapai 127 sampai 150.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved