Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) resmi mencabut bebas visa kunjungan ke wilayahnya, bagi warga asing yang pernah mendatangi Korea Utara dalam 8 tahun terakhir. Kebijakan itu berpotensi menghambat pergerakan industri wisata di Korea Utara yang belum lama tumbuh.
Seperti diketahui, AS mengizinkan warga asing dari 38 negara, termasuk Korea Selatan, Jepang dan Prancis, untuk memasuki wilayahnya tanpa visa hingga 90 hari. Kebebasan itu diperoleh dengan surat pernyataan.
Baca juga: Komunitas Latin Salahkan Trump atas Rangkaian Penembakan di AS
Akan tetapi, warga asing yang diketahui melakukan perjalanan ke 8 negara, termasuk Korea Utara, sejak 1 Maret 2011, dinyatakan tidak lagi memenuhi syarat. Ketentuan teranyar itu diunggah dalam situs resmi Badan Pengawal Perbatasan dan Bea Cukai (CBP). Mereka yang dimaksud harus mengajukan perhomonan untuk visa turis atau bisnis.
Sementara itu, 7 negara lainnya, mayoritas berada di wilayah Timur Tengah, sudah lebih dulu masuk dalam daftar pengecualian. Perubahan kebijakan AS akan memengaruhi puluhan ribu warga asing dari sejumlah negara bebas visa, yang sebelumnya pernah ke Korea Utara dalam beberapa tahun terakhir. Entah sebagai turis, atau untuk tujuan lain.
Langkah otoritas AS juga meredam harapan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, untuk mempromosikan proyek wisata lintas batas bagi warganya, yang ingin mengunjungi wilayah bersenjata nuklir. Media Korea Selatan menyoroti para pemimpin bisnis besar, termasuk wakil pemimpin Samsung Electronics, Lee Jae-yong, yang menjadi bagian delegasi Moon ke Pyongyang pada September 2018. Delegasi Korea Selatan menghadrii pertemuan puncak dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Juru bicara Samsung enggan memberikan komentar tentang kabar tersebut.
Sejak 2017, warga AS dilarang mengunjungi Korea Utara. Langkah itu digencarkan setelah seorang pelajar AS yang sempat ditahan di Pyongyang, dibebaskan dalam keadaan tidak sadar. Dia meninggal dunia beberapa hari kemudian.(AFP/OL-6)
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
FIFA PASS resmi hadir untuk mempermudah visa Amerika Serikat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Simak fitur, cara kerja, dan syaratnya di sini.
Pengetatan visa Donald Trump mengancam trafik suporter di Miami sebagai host Piala Dunia 2026. Simak dampak ekonomi dan skema FIFA PASS di sini.
Kebijakan visa ketat Donald Trump mulai mengancam kelancaran Grup C Piala Dunia 2026. Maroko dan Brasil hadapi ketidakpastian akses ke Amerika Serikat.
Kebijakan visa ketat Presiden Donald Trump mengancam kehadiran ribuan suporter di Piala Dunia 2026. Simak dampak bagi fans sepak bola global.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung, mengapresiasi kolaborasi antara Bank Jakarta dan Visa. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis agar berdaya saing global.
Keberhasilan penerapan Electronic Travel Authorization (ETA) di Afrika Selatan membuka peluang bagi negosiasi lanjutan dengan sejumlah mitra strategis, termasuk Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved