Rabu 08 Mei 2019, 15:20 WIB

Komplotan Peretas Curi US$ 40 Juta Bitcoin Dari Binance

Tesa Oktiana Surbakti | Internasional
Komplotan Peretas Curi US$ 40 Juta Bitcoin Dari Binance

Ilustrasi
Hacker

 

KOMPLOTAN peretas berhasil mencuri bitcoin senilai lebih dari US$ 40 juta dari Binance, salah satu pertukaran cryptocurrency global terbesar. Manajemen Binance menyatakan para peretas mengambil sekitar 7.000 bitcoin, dengan menggunakan berbagai metode serangan untuk mendobrak sistem keamanan berskala besar.

Baca juga: Kapal Perang Jepang Merapat di Tanjung Priok

Selain itu, komplotan peretas juga berhasil mendapatkan beberapa informasi pengguna. Misalnya, kode otentikasi dua faktor untuk mengakses akun Binance. Layanan pertukaran cryptocurrency mampu melacak bitcoin curian ke dalam suatu wallet.

"Para peretas sangat sabar untuk menunggu. Mereka menjalankan operasi yang sudah direncanakan dengan baik, melalui beberapa akun yang tampaknya independen pada saat yang tepat," bunyi penjelasan Binance.

“Transaksi disusun dengan terstruktur, sehingga lolos dari pemeriksaan keamanan. Sangat disayangkan, kami tidak dapat memblokir penarikan ini sebelum dieksekusi. Setelah dieksekusi, penarikan memicu berbagai alarm dalam sistem. Kami menghentikan semua penarikan segera setelah kejadian," lanjut keterangan perusahaan.

Binance mengatakan aksi pencurian terhadap perusahaan disebut "hot wallet", yang mana sejumlah akun berkontribusi sekitar 2% dari total kepemilikan bitcoin. Sebuah dompet (wallet) merupakan alat digital untuk menyimpan cryptocurrency. Adapun "hot wallet" merupakan dompet yang terhubung ke internet, bukan "cold wallet" sebagai penyimpan koin digital di luar jaringan.

Baca juga: Tiongkok Tenang Hadapi Ancaman Tarif AS

Sejumlah aktivitas setoran dan penarikan pada platform Binance akan ditangguhkan, namun perdagangan masih mendapat izin. Binance juga memperingatkan bahwa komplotan peretas kemungkinan dapat mengontrol akun pengguna tertentu. Berikut, dapat menggunakan akun tersebut untuk mempengaruhi harga.

Perusahaan menekankan akan bertanggung jawab penuh terhadap insiden tersebut. Sekaligus, menjamin tidak ada dana pengguna yang terdampak. Aksi peretasan terjadi setelah reli Bitcoin belum lama ini. Harga koin digital naik sekitar 9% dalam sepekan terakhir. (CNBC/OL-6)

Baca Juga

Ilustrasi

Serangan Udara di Penjara Yaman Tewaskan 70 Orang

👤Nur Aivanni  🕔Sabtu 22 Januari 2022, 15:00 WIB
Pemberontak Houthi merilis rekaman video mengerikan yang menunjukkan mayat-mayat di reruntuhan dan mayat-mayat yang hancur akibat serangan...
AFP/Paul Faith

Irlandia Cabut Sebagian Besar Pembatasan Covid-19

👤Nur Aivanni  🕔Sabtu 22 Januari 2022, 14:30 WIB
mayoritas tindakan kesehatan masyarakat yang harus dijalani akan dihapus, sambil memperingatkan pandemi belum...
Karl MELANDER / TT NEWS AGENCY / AFP

NATO Tolak Permintaan Rusia untuk Tarik Pasukan dari Bulgaria-Rumania

👤 Nur Aivanni 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 11:39 WIB
Ketegangan meningkat ketika Barat menuduh Rusia mengancam invasi lebih lanjut ke Ukraina dengan mengerahkan sekitar 100.000 tentara di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya