Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK meningkatkan hubungan diplomasi ekonomi, Arab Saudi merangkul Indonesia sebagai Tamu Kehormatan (guest of honor) di World Franchise Exhibition (Pameran Waralaba Internasional) 2019.
Pameran internasional tersebut diselenggarakan di kota Dahran selama 4 hari, mulai 24-28 April 2019. Sebagai rangkaian pameran, diselenggarakan Saudi–Indonesia (SAUNESIA) Business Meeting yang diikuti oleh para pengusaha dari Indonesia dan Arab Saudi.
Dubes RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyebut perhelatan Business Meeting dan pameran dagang internasional ini merupakan bentuk nyata dukungan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman kepada Indonesia.
"MBS (Mohammed bin Salman) ketika bertemu Presiden Jokowi menegaskan untuk semakin meningkatkan dan menguatkan hubungan perdagangan dan investasi antara Arab Saudi dan Indonesia," kata Dubes RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel melalui keterangan resmi, Rabu (1/5).
Baca juga: Indonesia Tamu Kehormatan Festival Janadriyah di Arab Saudi
Pengusaha Indonesia yang terlibat aktif dalam pameran waralaba ini terdiri dari pengusaha kopi, kayu gaharu, fashion, makanan minuman dan UKM (usaha kecil menengah) yang datang langsung dari Indonesia.
NOMICLOMACY (Economic Diplomacy) termasuk prioritas kerja KBRI Riyadh untuk meminimalisir defisit neraca perdagangan Indonesia-Arab Saudi. (RO/OL-5)
IMMF CONNECT 2026 ditargetkan menghadirkan sekitar 800 eksibitor dan 15.000 pengunjung dari 20 negara, termasuk Jerman, Italia, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.
Konsumen dan korporasi kini tidak hanya mencari vendor atau destinasi, tetapi mitra strategis yang memahami konteks dan memberikan pengalaman berdampak.
Dengan integrasi ini, para pelaku bisnis tidak hanya mendapatkan akses pasar, tetapi juga ruang untuk pertukaran pengetahuan dan kolaborasi lintas sektor yang lebih efisien.
Melalui pameran seni bertajuk Prosperous Horse Year, publik diajak merayakan pergantian tahun melalui deretan karya patung dan lukisan yang sarat akan makna optimisme.
Pasar barang mewah sekunder di Indonesia menunjukkan dinamika yang kuat.
Sejak pekan pertama Desember 2025, pameran ini telah menyambangi tiga titik pusat keramaian di Jakarta, yakni Masjid Istiqlal, Stasiun Tanah Abang Baru, dan berakhir di Ragunan.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved