Rabu 27 Maret 2019, 04:40 WIB

Pupus Harapan Gara-Gara Ukuran Pakaian

(AFP/Denny Parsaulian Sinaga/I-2) | Internasional
 Pupus Harapan Gara-Gara Ukuran Pakaian

(Photo by HO / NASA / AFP)
astronot Anne McClain bekerja pada 22-03-2019, pada struktur truss Port-4 Stasiun Luar Angkasa Internasional selama 6 jam, 39

 

SUNGGUH di luar dugaan, harapan dua orang astronaut perempuan untuk bersama-sama bertugas di angkasa luar, pupus gara-gara pakaian.

Pada Senin (25/3), kabar mengejutkan tersebut datang Badan Antariksa Amerika Serikat (AS), NASA. Lembaga antariksa negara adidaya itu membatalkan rencana perjalanan antariksa bersejarah dua perempuan astronaut.

Keputusan itu muncul karena tidak ada pakaian yang cocok yang telah tersedia untuk mereka di Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS).

Kini, hanya Christina Koch yang akan melakukan tugas-tugas di luar angkasa dengan astronaut lainnya berkewarganegaraan AS, yaitu Nick Hague.

Tadinya, dia akan bertandem dengan Anne McClain seperti telah direncanakan sejak semula. Namun, karena persoalan pakaian, McClain diputuskan batal berangkat menuju angkasa luar.

Padahal, jika Koch dan McClain melakukan perjalanan ruang angkasa secara bersama-sama, hal itu akan menjadi sejarah.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada dua astronaut perempuan berada dan bertugas di stasiun ISS secara bersamaan.

Berdasarkan catatan NASA, tim yang telah bertugas di ISS ialah pria dan perempuan atau pria dengan pria. Hal itu berlangsung sejak 1998.

Menurut NASA, sejak badan antariksa itu berdiri hingga saat ini, sudah sebanyak 214 misi mengirimkan astronaut ke stasiun ISS.

Lebih cocok

Kabar batalnya misi mengutus kedua perempuan astronaut tersebut datang saat McClain sedang bekerja di luar stasiun, pekan lalu. Kala itu, dia sedang bersama Hague.

Pemberitahuan itu menyadarkan McClain bahwa bagian atas pakaian luar angkasa berukuran sedang yang tersedia, lebih cocok untuknya.

"Karena hanya satu baju berukuran sedang yang dapat disiapkan pada Jumat (29/3), Koch yang akan memakainya," kata NASA menjelaskan.

"Pakaian angkasa luar angkasa di ISS sebenarnya ialah hasil rakitan dari beberapa bagian yang disatukan, yaitu yang terbaik dan disesuaikan dengan tubuh setiap astronaut," jelas Brandi Dean, juru bicara Johnson Space Center di Houston, Texas, tempat para astronaut AS bermarkas.

Dia melanjutkan, pada dua bagian atas di setiap tiga ukuran pakaian antariksa yang tersedia saat ini, yang disediakan di ISS ialah ukuran menengah, besar, dan ekstra besar.

"Kami melakukan yang hal terbaik untuk mengantisipasi ukuran pakaian antariksa yang diperlukan setiap astronaut. Hal itu berdasarkan ukuran pakaian antariksa yang mereka kenakan selama dalam pelatihan di darat," katanya menjelaskan.

Namun, dalam beberapa kasus yang pernah terjadi, Dean mengatakan para astronaut memang sudah terbiasa berlatih dalam berbagai ukuran pakaian. (AFP/Denny Parsaulian Sinaga/I-2)

Baca Juga

Ist

Crown Group Bangun Proyek Airport Rail Link di Victoria

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:45 WIB
Mayoritas warga Victoria bisa mengakses bandara dengan menggunakan kereta secepat...
Medcom.id

Ahli: 99,5 Persen Virus Korona yang Menyebar Bukan dari Wuhan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:35 WIB
Virus yang sedang menjangkit di seluruh dunia disebut virus jenis G, yang mengubah gennya dan kini sangat mungkin lebih menular dari jenis...
Antara

Pfizer dan BioNTech Ajukan Penggunaan Darurat di Eropa

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:10 WIB
Menyusul langkah serupa di Amerika Serikat dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya