Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Surat Saba: Makna, Asbabun Nuzul, Kandungan Pokok, dan Keutamaannya

Media Indonesia
03/4/2026 13:55
Surat Saba: Makna, Asbabun Nuzul, Kandungan Pokok, dan Keutamaannya
Ilustrasi.(Freepik)

SURAT Saba merupakan surat ke-34 dalam juz 22 Al-Quran yang terdiri dari 54 ayat. Termasuk dalam golongan surat Makkiyah, surat ini menyimpan pesan mendalam tentang ketauhidan, kenabian, dan hari pembalasan.

Nama Saba diambil dari kisah suatu kaum yang pernah mencapai puncak kemakmuran tetapi berakhir dalam kehancuran akibat pengingkaran terhadap nikmat Allah SWT. Lebih jelasnya, simak pemaparan di bawah ini.

Makna dan Nama Lain Surat Saba

Secara harfiah, Saba ialah nama seorang kakek moyang bangsa Arab di Yaman (Saba' bin Yashjub bin Ya'rub bin Qahtan). Nama ini kemudian menjadi nama kerajaan dan wilayah di Yaman Selatan.

Dalam tradisi tafsir, surat ini tidak memiliki nama lain yang populer secara formal. Namun, surat tersebut sering dikelompokkan dalam Al-Hamdulillah (surat-surat yang diawali dengan tahmid) bersama Surat Al-Fatihah, Al-An'am, Al-Kahfi, dan Fatir.

Asbabun Nuzul (Latar Belakang Turunnya Ayat)

Secara umum, Surat Saba turun untuk menjawab keraguan kaum musyrikin Mekah terhadap hari kebangkitan (kiamat). Mereka menganggap mustahil tulang-belulang yang telah hancur bisa dibangkitkan kembali.

Salah satu ayat yang memiliki sebab turun khusus ialah ayat ke-3. Ketika itu orang-orang kafir berkata, "Hari kiamat itu tidak akan datang kepada kami."

Allah kemudian memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk bersumpah demi Tuhan yang mengetahui yang gaib bahwa kiamat pasti akan datang sebagai bentuk keadilan bagi orang beriman dan hukuman bagi orang kafir.

Kandungan Pokok Surat Saba

Surat ini memuat beberapa poin fundamental dalam akidah Islam:

  • Ketauhidan: Penegasan bahwa Allah ialah pemilik tunggal semua yang ada di langit dan bumi. Segala pujian hanya milik-Nya.
  • Hari Kebangkitan: Mematahkan argumen kaum kafir yang mengingkari kehidupan setelah mati.
  • Kisah Para Nabi: Menceritakan mukjizat Nabi Daud AS (melunakkan besi) dan Nabi Sulaiman AS (menundukkan jin dan angin) sebagai simbol hamba yang bersyukur.
  • Kufur Nikmat: Kisah kaum Saba yang diberi negeri makmur (Baldatun Tayyibatun wa Rabbun Ghafur) tetapi kemudian diazab dengan banjir besar (Sailul 'Arim) karena berpaling dari tauhid.
  • Syafaat: Penjelasan bahwa tidak ada yang bisa memberi syafaat di sisi Allah kecuali dengan izin-Nya.

Baca juga: Asmaul Husna An-Naafi Makna, Dalil, Keutamaan Zikir, dan Pengamalan

Kisah Kaum Saba: Pelajaran Tentang Syukur

Allah SWT memberikan gambaran kontras dalam surat ini. Di satu sisi, ada Nabi Daud dan Sulaiman yang diberikan kekuasaan luar biasa tetapi tetap rendah hati dan bersyukur.

Di sisi lain, kaum Saba diberikan kebun-kebun yang subur. Namun mereka sombong dan meminta agar perjalanan mereka dipersulit. Akibatnya, Allah menghancurkan bendungan mereka dan mengganti kebun yang subur dengan pohon-pohon yang berbuah pahit.

Baca juga: Sejarah Hormuz dari Dewa Persia, Kerajaan, Selat, Khalid bin Walid

Pelajaran Penting: Kemakmuran suatu bangsa bukan hanya hasil kerja keras manusia, melainkan anugerah Allah yang harus dijaga dengan rasa syukur dan ketaatan.

Keutamaan Membaca Surat Saba

Membaca dan mentadabburi Surat Saba memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:

  1. Mendapatkan Perlindungan: Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa orang yang membaca Surat Saba dan Surat Fatir pada malam hari akan senantiasa dalam penjagaan Allah hingga pagi hari.
  2. Pahala yang Besar: Sebagaimana surat lain dalam Al-Quran, setiap huruf yang dibaca mendatangkan sepuluh kebaikan.
  3. Pengingat Hakikat Rezeki: Membaca surat ini membantu umat Muslim untuk tetap rendah hati saat berada di puncak kesuksesan, berkaca pada kisah Nabi Sulaiman dan kaum Saba.
  4. Memperkuat Iman pada Hari Akhir: Argumen-argumen logis dalam surat ini memperkokoh keyakinan bahwa setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti

Kesimpulan

Surat Saba bukan sekadar catatan sejarah tentang kerajaan kuno di Yaman, melainkan peringatan abadi bagi seluruh umat manusia. Ia mengajarkan bahwa puncak peradaban dan teknologi (seperti bendungan Ma'rib atau mukjizat Nabi Sulaiman) tidak akan berarti apa-apa tanpa landasan iman dan syukur kepada Allah SWT.

Aspek Keterangan
Jumlah Ayat 54 Ayat
Golongan Makkiyah
Tema Utama Tauhid, Syukur, dan Hari Pembalasan
Juz 22

Baca juga: Kumpulan Surat Pendek yang Mudah Dihafal

10 Pertanyaan Terkait

1. Apa arti dari kata Saba? Saba ialah nama kaum atau kerajaan di Yaman yang dipimpin oleh Ratu Balqis.

2. Surat Saba urutan ke berapa? Urutan ke-34 dalam Al-Quran.

3. Berapa jumlah ayat Surat Saba? Terdiri dari 54 ayat.

4. Apakah Surat Saba termasuk Makkiyah? Ya, diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

5. Apa pesan utama Surat Saba? Penegasan tentang hari kebangkitan dan kekuasaan Allah.

Baca juga: Bacaan Taawudz (Istiadzah) Teks Arab, Latin, Arti, dan Analisis Tajwid

6. Siapa tokoh utama yang diceritakan? Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, dan kaum Saba.

7. Apa itu 'Arim dalam Surat Saba? Banjir besar yang menghancurkan bendungan Ma'rib milik kaum Saba.

8. Apa keutamaan membaca Surat Saba? Mendapat perlindungan Allah dan pahala yang besar.

9. Mengapa kaum Saba diazab? Karena mereka kufur nikmat dan berpaling dari Allah.

10. Apa hubungan Surat Saba dengan syukur? Surat ini membandingkan syukur Nabi Daud/Sulaiman dengan kekufuran kaum Saba.

Baca juga: Bacaan Doa Sayyidul Istighfar Arab, Latin, dan Arti

Mengamalkan Pesan Surat Saba

  • Membaca Surat Saba secara rutin untuk memahami konsep syukur.
  • Menghindari sikap sombong atas pencapaian materi atau jabatan.
  • Memperbanyak dzikir tahmid (Alhamdulillah) sebagai pengakuan atas nikmat Allah.
  • Mengambil pelajaran dari kehancuran kaum Saba agar tidak kufur nikmat.
  • Menyiapkan bekal amal saleh untuk menghadapi hari kebangkitan yang pasti terjadi. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya