Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Bacaan Taawudz (Isti'adzah): Teks Arab, Latin, Arti, dan Analisis Tajwid

Media Indonesia
31/3/2026 21:22
Bacaan Taawudz (Isti'adzah): Teks Arab, Latin, Arti, dan Analisis Tajwid
Tulisan taawudz.(Youtube annajahtheholyquran)

TAAWUDZ, atau yang dikenal juga dengan istilah Isti'adzah, adalah kalimat permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan yang terkutuk. Kalimat ini merupakan adab utama sebelum memulai membaca Al-Qur'an maupun melakukan amal kebaikan lain.

Dengan membaca Taawudz, seorang hamba mengakui kelemahannya dan memohon kekuatan dari Dzat yang Maha Melindungi. Berikut uraian lengkapnya.

Teks Bacaan Taawudz Lengkap

1. Tulisan Arab

أَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ

2. Transliterasi Latin

A'uudzu bilaahi minasy-syaithoonir-rojiim

3. Terjemahan Bahasa Indonesia

"Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk."

Analisis Hukum Tajwid Taawudz

Membaca Taawudz dengan tajwid yang benar sangat penting agar maknanya tetap terjaga. Berikut adalah bedah hukum bacaannya:

Potongan Ayat Hukum Tajwid Cara Membaca
أَعُوْذُ (A'uudzu) Mad Asli (Mad Thabi'i) Huruf 'Ain bertemu Wawu sukun, dibaca panjang 2 harakat. Pastikan makhraj 'Ain keluar dari tengah tenggorokan.
بِاللّٰهِ (Billaahi) Lam Jalalah Tarqiq Lafaz Allah dibaca tipis (La) karena didahului harakat kasrah pada huruf Ba.
مِنَ الشَّيْطٰنِ (Minasy-syaithoon) Alif Lam Syamsiyah Alif lam dilebur langsung ke huruf Syin yang bertasydid. Huruf Tha memiliki harakat tegak (Mad Asli) dibaca 2 harakat.
الرَّجِيْمِ (Ar-Rojiim) Alif Lam Syamsiyah & Mad Arid Lissukun Alif lam lebur ke Ra. Di akhir kalimat dibaca panjang 2, 4, atau 6 harakat sebelum berhenti di huruf Mim sukun.

Baca juga: Tulisan Innalillahiwainnailaihirojiun dalam Bahasa Arab yang Benar

Hukum Membaca Taawudz

Para ulama memiliki beberapa pandangan mengenai hukum membaca Taawudz sebelum membaca Al-Qur'an:

  • Sunnah (Mayoritas Ulama): Sangat dianjurkan dibaca setiap kali akan memulai tilawah berdasarkan QS. An-Nahl ayat 98.
  • Wajib: Sebagian kecil ulama mewajibkannya sebagai bentuk ketaatan pada perintah Allah dalam Al-Qur'an.

Dalam salat, Taawudz dibaca setelah doa Iftitah dan sebelum membaca Surah Al-Fatihah pada rakaat pertama (menurut mazhab Syafi'i, dibaca secara lirih atau sirr).

Baca juga: Minal Aidin wal Faizin Arti, Penulisan, Pengucapan yang Benar

Keutamaan Mengamalkan Taawudz

  1. Melindungi dari Was-was: Membantu mengusir pikiran negatif dan gangguan setan saat beribadah atau bekerja.
  2. Menjaga Kesucian Hati: Sebagai pembersih lisan sebelum mengucapkan kalam Allah (Al-Qur'an).
  3. Mengikuti Perintah Allah: Sebagaimana firman-Nya: "Apabila kamu membaca Al-Qur'an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk." (QS. An-Nahl: 98).

Practical Checklist: Kapan Harus Membaca Taawudz?

  • Sebelum memulai membaca Al-Qur'an (Tilawah).
  • Saat merasa marah atau emosi yang meluap-luap.
  • Ketika merasa diganggu oleh pikiran buruk atau was-was (ragu-ragu).
  • Saat akan memasuki tempat yang dianggap angker atau asing.
  • Di dalam salat setelah doa Iftitah.

Baca juga: Jawaban Assalamualaikum Waalaikumussalam atau Waalaikumsalam Ini Penjelasan Lengkapnya

People Also Ask (FAQ)

Apakah Taawudz harus dibaca keras?

Tergantung situasi. Saat tilawah bersama (tadarus), taawudz dibaca keras agar terdengar. Namun dalam salat atau tilawah sendiri, lebih utama dibaca secara lirih (sirr).

Apa bedanya Taawudz dengan Basmalah?

Taawudz adalah permohonan perlindungan dari keburukan (setan), sedangkan Basmalah adalah permohonan keberkahan dengan menyebut nama Allah.

Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti

Bolehkah hanya membaca Taawudz tanpa Basmalah?

Boleh, terutama jika Anda memulai membaca Al-Qur'an dari tengah surah (kecuali awal surah yang sangat dianjurkan menyambung dengan Basmalah, selain surah At-Taubah). (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya