Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA libur Lebaran Idul Fitri sering kali menjadi ajang "balas dendam" kuliner yang berisiko meningkatkan kadar kolesterol dan lemak dalam tubuh. Menghadapi fenomena ini, ahli gizi dari Kalimantan Timur, Fitriyah Noor Aini Abdullah, membagikan strategi jitu untuk mengembalikan kebugaran tubuh, terutama saat memasuki musim halalbihalal di hari kerja.
Berikut adalah 7 langkah praktis untuk menetralisir efek buruk makanan bersantan dan menjaga tubuh tetap prima:
Langkah utama untuk memulihkan metabolisme adalah dengan kembali ke komposisi makanan seimbang. Pastikan dalam satu piring terdapat porsi karbohidrat yang setara dengan porsi sayur dan buah. Serat dari sayuran berperan vital untuk memecah partikel kolesterol jahat yang menumpuk akibat hidangan khas Lebaran.
Sesuai aturan Kementerian Kesehatan, tubuh memiliki batas toleransi harian. Pastikan Anda tidak mengonsumsi lebih dari:
Undangan makan bersama di kantor atau kerabat sering kali sulit dihindari. Siasati dengan makan dalam porsi kecil namun frekuensi teratur. Fokuslah pada sayuran dan minimalkan asupan karbohidrat saat berada di acara tersebut.
Fitriyah memberikan peringatan keras terhadap kebiasaan ini. Minum teh sesaat setelah makan dapat menghambat penyerapan protein oleh tubuh dan dalam jangka panjang berisiko memicu penyakit anemia.
Sebagai sumber protein hewani, ikan gabus sangat direkomendasikan. Kandungan albumin yang tinggi pada ikan ini sangat efektif untuk membantu perbaikan jaringan tubuh yang mungkin terganggu akibat pola makan tidak sehat selama libur panjang.
Kesehatan dimulai dari dapur rumah. Pastikan minyak goreng yang digunakan untuk mengolah makanan tidak dipakai berulang lebih dari tiga kali. Minyak yang digunakan berkali-kali mengandung lemak trans yang berbahaya bagi jantung.
Jangan biarkan tubuh kekurangan cairan. Pemenuhan hidrasi minimal delapan gelas air putih sehari adalah kunci untuk membantu proses detoksifikasi alami tubuh dan menjaga konsentrasi saat kembali bekerja.
Kesimpulan: Kombinasi antara pola makan bergizi seimbang, pembatasan asupan zat adiktif (gula/garam), dan aktivitas fisik yang konsisten adalah kunci utama untuk menetralisir efek buruk makanan berlemak pasca-Lebaran. (Z-10)
Guru Besar Gizi UI Prof Sandra Fikawati peringatkan risiko porsi makan tak terkontrol saat Lebaran yang picu lonjakan gula darah dan kolesterol.
Bikin Selingkuhan Kapok! Cari tahu cara cerdas menghadapi perselingkuhan tanpa drama berlebihan. Tips ampuh agar dia menyesal & hubunganmu membaik. klik di sini!
SURIAH menghadapi perpecahan yang semakin dalam usai meletusnya bentrokan yang menewaskan sekitar 1.000 orang.
JUMLAH korban tewas dari bentrokan antara pasukan keamanan Suriah dan loyalis Bashar al-Assad dilaporkan melonjak.
Episode 13 yang tayang pada 12 Februari 2024, drama ini menghadirkan momen-momen dramatis yang membuat penonton terpaku di depan layar.
Hadapi tantangan kesehatan global, IPB University dan Danone Indonesia jalin kerja sama program profesi untuk perkuat kompetensi ahli gizi berbasis bukti.
NASI dituding sebagai biang kerok perut buncit. Guru Besar Pangan dan Gizi IPB University, Profesor Ali Khomsan menilai anggapan tersebut lahir akibat kurangnya pemahaman soal gizi seimbang
Dokter dan ahli gizi Tan Shot Yen ingatkan takjil bukan ajang makan besar. Cukup air putih dan 3 kurma untuk rehidrasi tubuh saat buka puasa. Cek tips sehatnya di sini.
Hati-hati, kenyang karena takjil berisiko picu kekurangan protein saat puasa. Simak penjelasan ahli gizi Dr. Rita Ramayulis tentang pola makan sehat.
Ahli gizi Alvaro Vargas menegaskan bahwa roti gandum utuh 100 persen justru dapat menjadi bagian penting dari pola makan sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved