Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini, DNA dikenal luas sebagai molekul pembawa informasi genetik. Namun, para ilmuwan mulai memandang DNA dengan cara yang sangat berbeda, sebagai material bangunan untuk robot. Di berbagai laboratorium dunia, peneliti telah berhasil melipat DNA menjadi komponen bergerak yang mampu mencengkeram, membungkuk, dan merespons sinyal eksternal.
Konsep yang terdengar futuristik ini kini bertransformasi menjadi tantangan teknik yang nyata. Pertanyaan besarnya bukan lagi apakah DNA bisa membentuk mesin, melainkan apakah mesin-mesin tersebut dapat dikendalikan dan diproduksi secara massal untuk kebutuhan medis serta manufaktur.
Tim peneliti dari Peking University (PKU), termasuk insinyur Lifeng Zhou, berpendapat DNA sudah berperilaku seperti perangkat keras (hardware) pada skala molekuler. Dengan metode "DNA Origami", untaian pendek digunakan untuk melipat untaian panjang menjadi struktur tertentu.
Bagian untaian ganda yang kaku berfungsi sebagai struktur utama, sementara untaian tunggal memberikan fleksibilitas untuk engsel dan sambungan. Sejak 2015, desain ini telah menciptakan sendi skala nano yang bisa berayun seperti pintu atau memanjang seperti penggeser.
Sektor kesehatan menjadi pendorong utama teknologi ini karena tubuh manusia sudah terbiasa beroperasi dengan molekul, sehingga DNA tidak dianggap sebagai benda asing oleh sistem imun.
Beberapa pencapaian luar biasa telah tercatat:
Di luar medis, struktur DNA berfungsi sebagai cetakan presisi untuk menempatkan partikel nano dengan akurasi sub-nanometer, sebuah langkah penting bagi pengembangan perangkat optik dan elektronik molekuler masa depan.
Meski menjanjikan, tantangan terbesar muncul pada skala mikroskopis. Pergerakan molekul yang konstan, atau dikenal sebagai gerak Brown, membuat komponen kecil ini mudah goyah dan kehilangan bentuk. Selain itu, biaya produksi dan kecepatan proses baca-tulis file molekuler masih terlalu mahal untuk penggunaan sehari-hari.
Untuk membawa teknologi ini ke dunia nyata, para peneliti mulai melirik proses fermentasi bakteri E. coli guna menghasilkan untaian DNA panjang dalam skala besar secara murah dan efisien.
"Robot masa depan tidak hanya akan terbuat dari logam dan plastik," tulis tim peneliti dalam studi yang diterbitkan di jurnal SmartBot.
Transisi dari eksperimen laboratorium menuju disiplin teknik yang andal kini bergantung pada penciptaan desain yang lebih kokoh dan sistem kontrol yang lebih cerdas. Jika berhasil, robot DNA akan segera keluar dari laboratorium untuk menjalankan tugas-tugas rumit di dalam tubuh manusia. (Earth/Z-2)
ila sebelumnya menggunakan aspal, lalu membran dan cementitious, saat ini ditemukan teknologi yang lebih canggih, yaitu rekayasa teknologi nano
PEMERINTAH Indonesia telah menandatangani 10 MoU dengan Republik Islam Iran. Dalam kunjungan kenegaraan Presiden Republik Islam Iran Seyyed Ebrahim Raisi.
Pemerintah berharap Bosscha dapat memainkan perannya dalam mengembangkan riset nanosatelit yang amat dibutuhkan saat ini.
BRIN perlu membuktikan kepada semua masyarakat bahwa kehadiran lembaga itu benar-benar berdampak pada sektor riset dan inovasi.
PENGGUNAAN nanosilika sebagai pupuk yang disemprotkan ke daun terbukti mampu memaksimalkan produksi tanaman pertanian seperti padi, jagung, tebu dan sagu.
Reaksi emosional selama ini kerap dianggap persoalan selera pribadi, dipengaruhi oleh DNA masing-masing individu merespons karya seni.
Meskipun teknologi DNA telah menjadi standar global dalam forensik kehutanan, penerapannya di Indonesia hingga kini masih tergolong terbatas.
Kerangka Neanderthal berusia hingga 187 ribu tahun ditemukan menyatu dengan dinding gua di Italia. Manusia Altamura menyimpan DNA purba tertua di dunia.
Selain upaya pencarian fisik dan forensik, Kemenag juga memastikan hak-hak administratif jemaah tetap terjaga.
Keluarga Alvaro Kiano Nugroho masih menunggu hasil tes DNA dari RS Polri sebelum memakamkan bocah 6 tahun yang menjadi korban pembunuhan ayah tirinya, Alex Iskandar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved