Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan lompatan-lompatan terkait riset dan inovasi. Salah satu riset masa depan yang menurutnya penting untuk dikembangkan adalah teknologi nano.
"Kita ingin juga BRIN masuk ke nano technology," ujarnya dalam RDP bersama BRIN, Kamis (9/6).
Menurut politisasi Partai Demokrat itu, teknologi nano merupakan teknologi masa depan yang memiliki keunggulan luar biasa. Salah satu negara berkembang yang saat ini serius mengembangkannya adalah Iran.
"Bukan apa-apa saya beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke Iran. Sungguh luar biasa Iran itu teknologi nano berupa metalurgi, serat dan sebagainya. Produk-produknya luar biasa, lebih murah, ringan, handal, lebih kuat dan seterusnya," jelas Yandri.
Baca juga: Keragaman Sosial Budaya Jadi Pintu Keluar dari Kesulitan Akibat Disrupsi
Baca juga: Peran Forum Rektor Dibutuhkan Tangani Radikalisme di Kampus
Lebih lanjut, Yandri mengatakan bahwa BRIN perlu membuktikan kepada semua masyarakat bahwa kehadiran lembaga itu benar-benar berdampak pada sektor riset dan inovasi. Kontroversi hingga berbagai bentuk penolakan harus dibalikan dengan capaian-capaian prositif yang bisa dirasakan masyarakat.
"BRIN di tengah-tengah kontroversi kita ingin BRIN melakukan lompatan-lompatan baik dalam skala riset maupaun inovasi. Sehingga mampu produksi hal-hal baik berupa konsep, barang, sistem yang betul-betul kelihatan hasilnya. Kita harapkan bahwa integrasi dalam BRIN itulah yang terbaik," tegasnya.
"Di sisi lain kita ingin juga melihat BRIN ini lantas berskala internasional dengan bekerja sama dengan institusi besar yang relevan dengan kebutuhan umat manusia ke depan. Kita ingin dengar kerja sama dengan MIT, Tesla, dengan apa yang sekarang bukan sekadar populer tetapi memang produk -produknya menyangkut masa depan, sehingga kita menjadi bangga dengan BRIN," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala BRIN Laksana Handoko menejelaskan berbagai progres yang sudah dilakukan BRIN dalam setahun terakhir. Memang lembaga tersebut masih banyak berkutat pada kebutuhan internalnya seperti melaksanakan integrasi lembaga riset, SDM dan infrastruktur.
Dijelaskan Handoko, dengan total anggaran 2022 sebanyak Rp5,861 triliun separuhnya sudah terserap. Sementara dari pagu Rp6,09 triliun, sebesar Rp7,411 miliar terkena automatic adjusment.
"Untuk pagu dan realisasi anggaran sampai dengan tertanggal 6 Juni 2022 secara total serapan anggaran adalah 49,07%, sedikit diatas kurva target realisasi anggaran 2022. Untuk pagu dan realisasi anggaran per jenis belanja, belanja pegawai Rp1,9 triliun dengan serapan 53,06%, belanja barang Rp1,49 triliun dan belanja modal Rp2,37 triliun," terangnya.
Menurutnya, rata-rata serapan di 12 organisasi riset memang masih kecil. Hal itu lantaran adanaya kebijakan perubahan nomenklatur yang harus dituntaskan terlebih dahulu.
Handoko berharap semua proses integrasi bisa segera tuntas, sehingga BRIN fokus pada riset dan inovasi. Sudah banyak yang dilakukan BRIN lewat masing-masing organisasi risetnya, akan tetapi semua itu baru awal dan perlu konsistensi. (H-3)
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset pada 2026 hingga Rp12 triliun. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor, presiden minta kerja sama dengan BRIN
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan kesiapan riset dan inovasi Giant Sea Wall untuk mengatasi banjir rob dan penurunan tanah di Pantura Jawa.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Proyeksi hingga 2040 menunjukkan Sumatera menjadi wilayah paling rawan terhadap cuaca ekstrem.
Keberadaan Arsinum sangat membantu warga yang kesulitan memperoleh air bersih dan air minum setelah bencana.
Siapa Sudewo? Simak profil Bupati Pati yang dilantik pada 2025, lengkap dengan biodata, karier politik, dan perjalanan menuju kursi kepala daerah.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Wakil Ketua Komisi V DPR RI mendesak Kemenhub melakukan audit soal insiden hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT di wilayah Maros
Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 WITA, dan hingga kini proses pencarian serta verifikasi masih dilakukan oleh Basarnas, TNI/Polri
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengatakan inisiatif pemerintah menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved