Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Longsor Bantargebang, Bagaimana Kondisi dan Daya Tampung TPST Tersebut saat Ini?

Putri Rosmalia Octaviyani
11/3/2026 21:14
Longsor Bantargebang, Bagaimana Kondisi dan Daya Tampung TPST Tersebut saat Ini?
TPST Bantargebang.(Dok. MI)

TRAGEDI mematikan kembali terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, pada Minggu, 8 Maret 2026. Longsor Bantargebang di Zona 4A tidak hanya melumpuhkan operasional, tetapi juga menelan korban jiwa di tengah kondisi kapasitas lahan yang sudah kritis.

Data Korban Tragedi Bantargebang (Update 10 Maret 2026):

  • Total Korban: 13 Orang
  • Meninggal Dunia: 7 Orang (Sopir truk, pemilik warung, warga)
  • Selamat: 6 Orang
  • Kendaraan Terdampak: 5 Unit Truk Sampah (Ringsek Parah)

Kronologi dan Penyebab Teknis Longsor Bantargebang

Peristiwa terjadi pukul 14.30 WIB saat puluhan truk sampah sedang mengantre untuk bongkar muat di Zona 4A. Secara tiba-tiba, gunungan sampah setinggi 50 meter runtuh. Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyebutkan bahwa curah hujan ekstrem mencapai 264 milimeter menjadi pemicu utama.

"Air hujan masuk ke pori-pori tumpukan sampah, menyebabkan struktur menjadi licin atau sliding. Akibatnya, material sampah bergeser dalam skala besar dan menimbun apa pun di bawahnya, termasuk jalan operasional dan Sungai Ciketing sepanjang 40 meter," jelas Isnawa.

Data Luasan dan Krisis Daya Tampung Bantargebang

TPST Bantargebang memiliki total luas 110,3 hektare yang terbagi dalam beberapa zona. Namun, beban sampah yang masuk setiap harinya mencapai 7.400 hingga 8.000 ton membuat daya tampungnya berada di titik kritis.

Indikator Detail Fakta
Zona Terdampak Zona 4A (Luas ±11 Hektare)
Ketinggian Sampah 50 Meter (Setara Gedung 16 Lantai)
Status Kapasitas Terisi 86,4% (Kritis)
Total Sampah Terkumpul ±39 Juta Ton (Kapasitas Maks 49 Juta Ton)

Langkah Darurat Pemprov DKI

Pasca-insiden longsor Bantargebang, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan penutupan sementara Zona 4A untuk proses normalisasi. Sebagai katup penyelamat, Pemprov DKI menyiapkan dua zona baru yang bersifat temporer dan mengoptimalkan Zona 3.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa tragedi ini adalah kegagalan sistemik pengelolaan sampah open dumping. Ia meminta Jakarta segera beralih penuh ke teknologi pengolahan sampah seperti RDF (Refuse Derived Fuel) agar tidak ada lagi nyawa yang melayang akibat tumpukan sampah. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya