Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Iuran Program JKN Naik, Legislator Khawatir Masyarakat makin tidak Mampu Mengakses Layanan Kesehatan

Despian Nurhidayat
25/2/2026 19:51
Iuran Program JKN Naik, Legislator Khawatir Masyarakat makin tidak Mampu Mengakses Layanan Kesehatan
Petugas melayani warga saat pengurusan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat pelayanan BPJS Kesehatan Keliling dengan mobile customer service di Puskesmas Karangayu, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026).(Antara)

ANGGOTA Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menanggapi isu kenaikan iuran program JKN. Menurutnya, akan ada efek besar yang terjadi jika iuran tersebut akan dinaikkan. 

“Sejak program KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) diluncurkan, saya sudah wanti-wanti dengan side effect kenaikan tarif yang akan terjadi. Apalagi saat ini di tengah tingginya gelombang PHK dan kisruhnya penonaktifan Peserta PBI, ditambah efisiensi TKD yang membuat pemerintah daerah memotong anggaran PBI yang dibiayai daerah. Kami khawatir masyarakat makin tidak mampu mengakses layanan kesehatan publik yang merupakan amanat konstitusi,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (25/2). 

Lebih lanjut, dia juga menegaskan bahwa saat ini peserta program JKN saja masih banyak yang menunggak. Kenaikan iuran tentu akan makin menambah besar peserta yang menunggak. 

“Ini yang nunggak aja masih banyak, kalau dinaikin apa enggak makin banyak yang nunggak?,” ujar Irma. 

Dia pun memahami alasan BPJS Kesehatan tentang kenaikan iuran program JKN tersebut. Namun, dia meminta pemerintah untuk memikirkan kembali kebijakan ini

“Sekarang pilih jadi beban JKN atau beban rakyat,” pungkasnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya