Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM tradisi Islam, penentuan awal bulan Hijriah, termasuk Ramadan dan Syawal, menggunakan dua metode utama: hisab dan rukyat. Kedua pendekatan ini saling melengkapi, namun memiliki dasar, teknik, dan implikasi yang berbeda, baik secara ilmiah maupun praktis.
Pengertian Hisab dan Rukyat
Hisab berasal dari bahasa Arab yang berarti perhitungan. Metode ini menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan, fase hilal (bulan sabit pertama), dan ijtimak (konjungsi bulan dan matahari). Hisab memungkinkan penentuan awal bulan secara presisi, bahkan sebelum hilal terlihat secara visual.
Sementara itu, rukyat adalah metode pengamatan langsung hilal di langit setelah matahari terbenam. Rukyat menekankan bukti visual sebagai dasar penetapan awal bulan. Dalam praktiknya, rukyat mempertimbangkan faktor cuaca, posisi geografis, dan visibilitas hilal yang sebenarnya.
Perbedaan Ilmiah
Secara ilmiah, perbedaan antara hisab dan rukyat dapat dijelaskan dari perspektif astronomi:
Di Indonesia, kombinasi kedua metode ini digunakan dalam sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan dan Syawal. Kementerian Agama mengacu pada standar MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura) dengan kriteria minimal tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Fungsi Sosial dan Keagamaan
Selain aspek ilmiah, penggunaan hisab dan rukyat memiliki fungsi sosial dan keagamaan:
Tantangan dan Perbedaan
Meski kombinasi hisab dan rukyat telah digunakan, perbedaan tetap mungkin terjadi. Beberapa organisasi Islam, seperti Muhammadiyah, lebih memilih hisab hakiki wujudul hilal secara mandiri, sementara pemerintah menggunakan hisab plus rukyat. Perbedaan ini mencerminkan fleksibilitas pendekatan ilmiah dan tekstual dalam Islam, sekaligus dinamika epistemologis antara observasi empiris dan perhitungan matematika.
Kesimpulan
Hisab dan rukyat adalah dua metode yang saling melengkapi dalam penentuan awal bulan Hijriah. Hisab memberikan prediksi matematis dan astronomis, sedangkan rukyat memberikan bukti visual dan validasi lapangan. Di Indonesia, integrasi keduanya melalui sidang isbat mencerminkan keseimbangan antara ilmu pengetahuan, tradisi keagamaan, dan administrasi negara, sehingga memastikan pelaksanaan ibadah berjalan konsisten, adil, dan sesuai syariah. (Cah/P-3)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Berikut jadwal imsakiyah Jakarta Rabu, 18 Februari 2026 lengkap dengan waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Catat waktu imsak 04.33 WIB dan buka puasa 18.18 WIB.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Pelajari pentingnya niat puasa Ramadan, kapan harus dilakukan, dan cara meniatkan puasa agar ibadah sah dan penuh keikhlasan.
Penguatan inisiatif publik dan rumah ibadah sangat krusial dalam mewujudkan kedaulatan energi bersih.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Berikut jadwal imsakiyah Jakarta Rabu, 18 Februari 2026 lengkap dengan waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Catat waktu imsak 04.33 WIB dan buka puasa 18.18 WIB.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Pelajari pentingnya niat puasa Ramadan, kapan harus dilakukan, dan cara meniatkan puasa agar ibadah sah dan penuh keikhlasan.
Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. KH Anwar Iskandar dari MUI mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved