Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal diperkenalkan sebagai langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan melindungi kelompok rentan. Secara konsep tujuan tersebut menurut kader PDIP Kris Tjantra patut diapresiasi.
Namun dalam pelaksanaannya, berbagai persoalan serius justru mencuat ke permukaan. "Sejumlah insiden keracunan massal diberbagai daerah memunculkan pertanyaan mendasar tentang standar keamanan pangan, sistem pengawasan, serta kesiapan teknis program di lapangan," ungkap Kris dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/1).
Program yang seharusnya menghadirkan rasa aman lanjut Kris justru menimbulkan kecemasan ditengah masyarakat. "Saya menilai persoalan utama bukan terletak pada gagasan, melainkan pada tata kelola dan implementasi. Program berskala nasional tidak cukup hanya bermodal niat baik dan anggaran besar namun diperlukan sistem kontrol mutu yang ketat, pengawasan berlapis serta manajemen risiko yang matang," lanjut Kris menambahkan.
Manajemen risiko yang kurang memadai menurutnya mencerminkan kesenjangan antara ambisi kebijakan dengan realitas pelaksanaan. Jika tidak segera dibenahi secara menyeluruh, program ini berisiko kehilangan legitimasi publik dan bahkan membahayakan kesehatan masyarakat.
Untuk itu Kris merekomendasikan perbaikan tata kelola MBG seperti melakukan audit menyeluruh dan transparan atas seluruh rantai distribusi dan penyedia makanan, menetapkan standar nasional keamanan pangan yang seragam dan diawasi ketat, menghentikan sementara distribusi di wilayah bermasalah hingga evaluasi selesai, melibatkan ahli gizi dan keamanan pangan independen dalam pengawasan, dan membuka kanal pelaporan publik yang responsif dan akuntabel.
Keselamatan masyarakat papar Kris harus menjadi prioritas utama. Program sosial yang baik tidak hanya dinilai dari niat dan narasi, tetapi dari dampak nyata serta jaminan keamanan bagi penerimanya.
Saya mendorong pemerintah untuk tidak defensif terhadap kritik, melainkan menjadikannya momentum perbaikan total. Mimpi besar hanya dapat terwujud jika dibangun di atas fondasi profesionalisme, transparansidan tanggung jawab.
“Kita semua mendukung program peningkatan gizi rakyat. Namun keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Di awal 2026 ini, fakta di lapangan menunjukkan masih ada kelemahan serius dalam pengawasan dan standar mutu. MBG adalah mimpi besar, tetapi tanpa tata kelola yang disiplin dan profesional, mimpi itu bisa berubah menjadi kegagalan. Pemerintah harus berani melakukan evaluasi total dan terbuka," tutup Kris.(H-2)
ISO/IEC 42001:2023 ialah standar global yang mengatur sistem manajemen AI, mencakup aspek tata kelola, manajemen risiko, transparansi, serta akuntabilitas penggunaan AI.
Langkah strategis ini menandai evolusi perusahaan dalam menghadirkan standar global kepatuhan, keamanan, dan tata kelola.
Dorongan agar dunia usaha menempatkan integritas sebagai prinsip utama dalam menjalankan operasional bisnis kembali ditegaskan melalui ajang Corporate Governance Perception Index 2025.
15 TPS3R di Karawang melayani lebih dari 6.900 rumah tangga dan menciptakan lapangan kerja baru.
PERHIMPUNAN Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Plaza Asia mencatat prestasi signifikan dengan berhasil menyelamatkan dana sebesar Rp8,45 miliar selama masa bakti 2022-2025.
BGN menegaskan prioritas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni memberikan asupan gizi kepada kelompok rentan termasuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai prioritas utama
Sebab pekerjaan Pengawas Keuangan berhubungan dengan akuntansi, laporan anggaran belanja harian ke dashboard BGN, serta pengawasan bujet pembelian makanan.
Mereka berharap hidangan MBG yang diantarkan oleh Satuan-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke sekolah-sekolah dan posyandu itu bisa lebih beragam.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan Program MBG tidak hanya berdampak pada sektor pangan, tetapi juga meningkatkan daya beli masyarakat dan membuka peluang kerja baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved