Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Prakiraan Cuaca Senin, 16 Februari 2026: Bibit Siklon 95P, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat

Muhammad Ghifari A
16/2/2026 05:30
Prakiraan Cuaca Senin, 16 Februari 2026: Bibit Siklon 95P, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat
Seorang warga menggunakan payung untuk menorobos hujan lebat.(ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 16 Februari 2026. Kondisi atmosfer Indonesia saat ini dipengaruhi oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 95P serta beberapa titik sirkulasi siklonik yang tersebar di wilayah perairan Indonesia, memicu potensi pertumbuhan awan hujan secara masif.

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia:

Pulau Sumatera

  • Hujan Ringan: Banda Aceh, Jambi, Pangkalpinang
  • Hujan Sedang: Medan, Bengkulu
  • Hujan Petir: Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Palembang, Bandar Lampung

Pulau Jawa

  • Hujan Ringan: Semarang, Surabaya
  • Hujan Sedang: Serang, Jakarta, Bandung
  • Hujan Petir: Yogyakarta

Pulau Bali dan Nusa Tenggara

  • Hujan Ringan: Denpasar, Mataram, Kupang

Pulau Kalimantan

  • Hujan Ringan: Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya
  • Hujan Petir: Banjarmasin

Pulau Sulawesi

  • Hujan Ringan: Sebagian besar wilayah Sulawesi
  • Hujan Sedang: Gorontalo, Manado

Wilayah Timur Indonesia

  • Hujan Ringan: Ambon, sebagian besar Papua
  • Hujan Sedang: Ternate, Jayawijaya

Analisis Dinamika Atmosfer

Saat ini, Bibit Siklon Tropis 95P terpantau berada di Laut Koral sebelah tenggara Papua Nugini dan bergerak ke arah timur, yang membentuk daerah perlambatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) memanjang hingga Laut Arafuru dan Papua Selatan. 

Selain itu, terdapat wilayah tekanan rendah di daratan utara Australia dan Teluk Carpentaria, serta sirkulasi siklonik yang tersebar di Samudra Hindia barat daya Lampung, barat Aceh, perairan utara Kalimantan Barat, hingga Samudra Pasifik utara Papua.

Sistem-sistem ini menginduksi terbentuknya jalur konvergensi yang sangat luas, meliputi pesisir barat Sumatera hingga Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, pesisir selatan Banten hingga Jawa Timur, Bali, NTB, serta wilayah Sulawesi bagian tengah dan utara. 

Kondisi ini diperkuat dengan daerah konfluensi yang terbentuk di Laut Jawa, Laut Flores, Laut Sawu, hingga Laut Banda. Seluruh kombinasi dinamika atmosfer ini secara aktif meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah pertemuan dan perlambatan angin tersebut.

Peringatan Dini dan Kesiapsiagaan

Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang sangat signifikan. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Bengkulu
  • Bangka Belitung
  • Lampung
  • Banten
  • Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Sulawesi Utara
  • Papua

Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui website resmi www.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau melalui media sosial resmi kami di @infobmkg.

Sumber: Youtube BMKG

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik