Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH, khususnya Kementerian Agama (Kemenag) menghormati penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah oleh Muhammadiyah pada 18 Februari 2026. Secara objektif kemungkinan perbedaan terbuka dan dapat dipahami secara ilmiah maupun fikih.
Namun, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Kemenag Profesor Abu Rochmad mengatakan, berdasarkan data hisab pada Selasa, 17 Februari 2026 ketinggian hilal di seluruh Indonesia di bawah ufuk berkisar antara minus 2 derajat 24 menit 42 detik hingga minus 0 derajat 58 menit 47 detik dan sudut elongasi 0 derajat 56 menit 23 detik hingga 1 derajat 53 menit 36 detik.
"Ya, data-data hasil perhitungan astronomis atau hisab terkait dengan posisi hilal pada awal bulan Ramadan nanti, memang menunjukkan di seluruh Indonesia dari pojok timur sampai pojok barat itu masih di bawah ufuk," kata Profesor Abu eksklusif kepada Metro TV, Rabu (11/2).
Dalam konteks ini, Pemerintah melalui Kementerian Agama menggunakan pendekatan hisab dan rukyat yang terintegrasi, dengan berpedoman pada kriteria MABIMS dengan hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat sebagai kesepakatan regional. Menurut Abu, kriteria tersebut tidak hanya menilai wujud bulan secara astronomis, tetapi juga mempertimbangkan kemungkinan keterlihatan hilal secara empirik.
"Oleh karena itu, apabila mengacu pada kriteria tersebut, awal Ramadan diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026," ujar Abu.
Namun, pemerintah tetap mengimbau kepada masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat yang akan diputuskan pada Selasa, 17 Februari 2026 nanti. Adapun, penetapan awal Ramadan pada 18 Februari 2026 yang telah diumumkan Muhammadiyah berangkat dari metodologi dan kriteria yang berbeda, khususnya pendekatan kalender global berbasis hisab.
Menurut Abu, perbedaan ini bukanlah hal baru dalam tradisi penanggalan Islam, melainkan konsekuensi logis dari keberagaman cara umat Islam memaknai awal waktu ibadah. Abu menyampaikan itu adalah hak ormas Islam, pemerintah mendukung dan menghormati.
Ia berharap seluruh umat Islam juga bisa menghormati dan tidak mempertentangkan, meski berbeda dalam melaksanakan awal Ramadan. Apalagi, kata Abu, Indonesia sudah ratusan kali melakukan sidang isbat dengan berbagai macam kegiatan rukyatul hilal. Perbedaan penetapan awal Ramadan sudah biasa terjadi.
"Tapi Alhamdulillah selama ini meskipun berbeda kita tetap bersatu, kitq tetap rukun, damai, dan saling hormat-menghormati. Tapi kalau boleh diizinkan menghimbau, saya kira akan jauh lebih baik kalau kita memulai awal Ramadan nanti, kita mengakhiri bulan Ramadan, melaksanakan Idul Fitri itu semuanya kompak, semua umat Islam bareng bersama-sama itu jauh akan lebih baik, karena itu tampak betul siar Islamnya luar biasa terlihat," pungkas Abu. (Yon/P-3)
Selain dengan BNPT, Komdigi telah berkolaborasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dalam program PIP.
Kepastian halal tetap memerlukan sistem dan regulasi yang jelas. Kemenag mengajak generasi muda untuk menambah pemahaman terkait halal.
Simak panduan lengkap Salat Khusuf Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026. Lengkap dengan niat, tata cara dua kali rukuk, dan imbauan Kemenag RI.
UNGGAHAN di media sosial menarasikan bahwa Menteri Agama RI Nasaruddin Umar akan memaksimalkan zakat dan wakaf untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), tidak benar atau hoaks
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) akan menggelar sidang penetapan (isbat) 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026, bertepatan 29 Ramadan 1447 H
Santri tidak hanya dituntut untuk tafaqquh fiddin juga memahami dan menguasai ilmu ketatanegaraan serta kebangsaan agar mampu mengambil peran strategis di berbagai bidang.
LEMBAGA Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) tingkat pusat secara resmi melakukan pentasarufan (penyaluran) dana kepada Majelis, Lembaga, dan Organisasi Otonom.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah menyampaikan tujuh poin sikap Muhammadiyah mencermati perkembangan Kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, salah satunya mengecam serangan AS ke Iran
Membaca Al-Quran akan memberikan pengaruh spiritual lebih dalam apabila dilakukan dengan tartil, sesuai perintah dalam Al-Muzammil ayat 4.
Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah secara individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial dalam memperkuat kerukunan dan persatuan.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Sekjen PSI sekaligus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan ajaran Islam memiliki landasan teologis kuat untuk menjaga lingkungan dan hutan dalam perspektif ekoteologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved