Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengambil langkah cepat dengan mengoperasikan Modifikasi Cuaca (OMC) guna melindungi warga dari ancaman banjir Jakarta. Peringatan dini cuaca ekstrem ini diprediksi akan berlangsung hingga 12 Februari 2026 akibat tingginya aktivitas monsun di wilayah Asia Tenggara.
Penyemaian garam (NaCl) dilakukan di atas perairan Selat Sunda dan Laut Jawa menggunakan pesawat angkut berat TNI AU. Strategi ini bertujuan untuk mempercepat proses kondensasi sehingga hujan turun di laut sebelum awan-awan tersebut tertiup angin menuju wilayah permukiman padat di Jakarta.
Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menegaskan bahwa OMC merupakan upaya mitigasi yang terukur, berbasis sains, dan bukan eksperimen tanpa kendali. Modifikasi cuaca Jakarya tidak dimaksudkan untuk menghilangkan hujan, melainkan mengondisikan agar hujan tidak terkonsentrasi di satu wilayah dengan intensitas tinggi.
“Modifikasi cuaca tidak membentuk hujan dari nol. Awan dan hujan sudah ada secara alami. Kami hanya memengaruhi proses fisis di dalam awan agar hujan turun lebih cepat atau intensitasnya tidak terlalu besar,” ujar Budi, dalam laman resmi BMKG, Senin, (9/2).
BPBD DKI Jakarta telah menyiagakan personel di 25 kelurahan rawan banjir. Selain modifikasi cuaca, optimalisasi waduk dan pengerukan sungai terus dilakukan untuk menambah kapasitas tampung air hujan. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi angin kencang yang menyertai hujan lebat.
| Sektor Mitigasi | Tindakan Utama | Pelaksana |
|---|---|---|
| Atmosfer | Penyemaian Awan (OMC) | BMKG & TNI AU |
| Drainase | Pembersihan Tali Air & Pompa | Dinas SDA DKI |
| Kemanusiaan | Kesiapan Lokasi Pengungsian | BPBD & Dinas Sosial |
Pemerintah juga mengingatkan pelaku usaha untuk mewaspadai gangguan logistik akibat cuaca ekstrem Jakarta ini. Meskipun potensi kerugian dalam Mata Uang Rupiah terus diminimalisir melalui mitigasi dini, kewaspadaan mandiri warga menjadi kunci utama dalam menghadapi puncak musim hujan kali ini.
Masyarakat dapat terus memantau perkembangan cuaca secara real-time melalui aplikasi JAKI atau memantau akun media sosial resmi BMKG untuk mendapatkan informasi peringatan dini berbasis koordinat lokasi. (H-3)
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
BMKG Jawa Barat (Jabar) memprakirakan kondisi cuaca sepekan ke depan untuk wilayah Jabar.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Senin 9 Februari 2026, didominasi hujan. Wilayah Jakbar dan Jaksel berpotensi hujan sepanjang hari. Cek detailnya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta Senin (2/2/2026) didominasi hujan sedang hingga lebat. Status Waspada meluas ke seluruh wilayah Jabodetabek.
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem 1-2 Februari 2026. Waspada hujan lebat dan angin kencang di Jabodetabek, Jawa, hingga Nusa Tenggara.
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Sabtu 31 Januari 2026. Kelurahan Marunda dan Kapuk Muara terendam akibat luapan kali dan curah hujan tinggi.
Banjir Jakarta mulai menunjukkan tren surut. BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Sabtu pagi masih ada 30 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara yang tergenang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved