Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

BMKG Operasikan Modifikasi Cuaca Jakarta, Upayakan Jakarta Terhindar Banjir Besar

Putri Rosmalia Octaviyani
09/2/2026 21:55
BMKG Operasikan Modifikasi Cuaca Jakarta, Upayakan Jakarta Terhindar Banjir Besar
Proses modifikasi cuaca Jakarta oleg BMKG.(Dok. BMKG)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengambil langkah cepat dengan mengoperasikan Modifikasi Cuaca (OMC) guna melindungi warga dari ancaman banjir Jakarta. Peringatan dini cuaca ekstrem ini diprediksi akan berlangsung hingga 12 Februari 2026 akibat tingginya aktivitas monsun di wilayah Asia Tenggara.

Penyemaian garam (NaCl) dilakukan di atas perairan Selat Sunda dan Laut Jawa menggunakan pesawat angkut berat TNI AU. Strategi ini bertujuan untuk mempercepat proses kondensasi sehingga hujan turun di laut sebelum awan-awan tersebut tertiup angin menuju wilayah permukiman padat di Jakarta.

Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menegaskan bahwa OMC merupakan upaya mitigasi yang terukur, berbasis sains, dan bukan eksperimen tanpa kendali. Modifikasi cuaca Jakarya tidak dimaksudkan untuk menghilangkan hujan, melainkan mengondisikan agar hujan tidak terkonsentrasi di satu wilayah dengan intensitas tinggi.

“Modifikasi cuaca tidak membentuk hujan dari nol. Awan dan hujan sudah ada secara alami. Kami hanya memengaruhi proses fisis di dalam awan agar hujan turun lebih cepat atau intensitasnya tidak terlalu besar,” ujar Budi, dalam laman resmi BMKG, Senin, (9/2).

Koordinasi Lintas Sektoral

BPBD DKI Jakarta telah menyiagakan personel di 25 kelurahan rawan banjir. Selain modifikasi cuaca, optimalisasi waduk dan pengerukan sungai terus dilakukan untuk menambah kapasitas tampung air hujan. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi angin kencang yang menyertai hujan lebat.

Sektor Mitigasi Tindakan Utama Pelaksana
Atmosfer Penyemaian Awan (OMC) BMKG & TNI AU
Drainase Pembersihan Tali Air & Pompa Dinas SDA DKI
Kemanusiaan Kesiapan Lokasi Pengungsian BPBD & Dinas Sosial

Imbauan Ekonomi dan Keselamatan

Pemerintah juga mengingatkan pelaku usaha untuk mewaspadai gangguan logistik akibat cuaca ekstrem Jakarta ini. Meskipun potensi kerugian dalam Mata Uang Rupiah terus diminimalisir melalui mitigasi dini, kewaspadaan mandiri warga menjadi kunci utama dalam menghadapi puncak musim hujan kali ini.

Masyarakat dapat terus memantau perkembangan cuaca secara real-time melalui aplikasi JAKI atau memantau akun media sosial resmi BMKG untuk mendapatkan informasi peringatan dini berbasis koordinat lokasi. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya