Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Lestari Moerdijat Dorong Peran Aktif Perguruan Tinggi untuk Tingkatkan Daya Saing SDM Nasional

mediaindonesia.com
30/1/2026 14:19
Lestari Moerdijat Dorong Peran Aktif Perguruan Tinggi untuk Tingkatkan Daya Saing SDM Nasional
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.(Dok. Istimewa)

WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global. Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan generasi muda Indonesia mampu berkompetisi di pasar kerja internasional.

“Daya saing SDM nasional harus konsisten ditingkatkan agar setiap anak bangsa mampu berkompetisi di tingkat global. Peran aktif perguruan tinggi sangat diharapkan dalam mewujudkan peningkatan daya saing nasional,” kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/1).

Berdasarkan data Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), tercatat sebanyak 795,3 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) ditempatkan di luar negeri sepanjang periode 2022–2024. Namun, sebagian besar masih bekerja di sektor berisiko dengan tingkat keterampilan rendah, seperti asisten rumah tangga, caregiver, pekerja kasar, perkebunan, dan operator produksi.

Sementara itu, data Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri pada semester I 2025 mencatat dari total penduduk Indonesia sekitar 286,69 juta jiwa, jumlah lulusan perguruan tinggi (Diploma hingga Sarjana) baru mencapai 11 persen dari total populasi.

Menurut Lestari, kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya potensi SDM nasional yang dapat diarahkan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja global pada sektor-sektor yang membutuhkan keterampilan tinggi.

Rerie, sapaan akrab Lestari Moerdijat, menegaskan bahwa peran perguruan tinggi sangat krusial dalam mempersiapkan SDM yang siap kerja dan mampu bersaing di tingkat internasional. Ia menilai, dari sisi penguasaan ilmu pengetahuan, lulusan perguruan tinggi Indonesia tidak kalah dibandingkan lulusan luar negeri.

Namun demikian, Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI menyoroti masih adanya kendala dalam penerapan ilmu secara praktis di dunia kerja. Hal ini menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui sistem pendidikan yang lebih adaptif.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem tersebut mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pelatihan kerja, serta penerapan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri dan pasar kerja global. Menurutnya, langkah tersebut harus direalisasikan secara sistematis sejak masa pendidikan.

Rerie berharap, melalui langkah yang terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan, peningkatan daya saing SDM nasional dapat diwujudkan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya