Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Singapura dan Tailan melakukan pencegahan penyebaran virus Nipah di negara masing-masing. Pencegahan dilakukan dimulai dari bandara kedatangan hingga melakukan skrining.
Pemerintah Singapura pada 28 Januari 2026 mengumumkan enam langkah awal sehubungan antisipasi kasus penyakit akibat Virus Nipah di West Bengal – India.
Pertama, badan penanggulangan penyakit menular (Communicable Diseases Agency/CDA) pada 28 Januari 2026 mengumunkan bahwa akan melakukan skrining temperatur di Bandara Changi bagi pendatang dari daerah terjangkit.
Kedua, pemerintah Singapura meminta para dokter dan laboratorium di negaranya untuk segera melaporkan CDA jika ada kasus suspek atau terkonfirmaasi virus Nipah.
"Ketiga, CDA sudah meminta kewaspadaan dari rumah sakit dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tentang kemungkinan pasien dengan riwayat kunjungan ke West Bengal yang datang dengan gejala yang serupa dengan infeksi virus Nipah," kata Direktur Pascasarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama dalam keterangannya, Kamis (29/1).
Langkah keempat yakni ke empat, penyuluhan kesehatan akan diberikan pada bandara pintu masuk Singapura.
"Mereka yang datang ke Singapura akan diminta segera menghubungi petugas kesehatan kalau ada gangguan kesehatan sesudah bepergian ini, dan meraka yang akan ke liar Sigapura akan diberikan informasi untuk kehati-hatian," ungkapnya.
Kelima, Kementerian Tenaga Kerja Singapura akan meningkatkan surveilans pada pekerja migran yang baru datang dari Asia Selatan. Keenam CDA akan terus berkoordinasi dengan penanggung jawab pengendalian penyakit menular di Asia Selatan untuk memonitor ketat perkembangan situasi yang ada.
Sementara itu, Pemerintah Tailan juga melakukan upaya pencegahan penularan ke negaranya dengan serius. Bahkan Perdana Menteri (PM) Tailan, Anutin Charnvirakul, pada 25 Januari 2026 mengeluarkan pernyataan khusus tentang penyakit ini.
Disebutkan oleh sang PM bahwa Thailand belum ada kasus penyakit virus Nipah ini, tetapi pemerintah setempat meningkatkan monitor kesehatan masyarakat dan skrining. PM juga memberi instruksi pada Kementerian Kesehatan Masyarakat mendapat penanganan selanjutnya.
Kementerian Kesehatan Masyarakat Tailan melaporkan bahwa data sampai 27 Januari 2026 sudah melakukan skrining virus Nipah pada lebih dari 1.700 penumpang pesawat udara yang datang dari Kolkata, India, ke tiga bandara India yakni Suvarnabhumi, Don Mueang dan Phuket, dan sejauh ini memang belum ada kasus positif.
"Untuk pelaksanaan skrining ini maka Menteri Kesehatan Masyarakat Tailan Phatthana Phromphat bekerja sama dengan Menteri Perhubungan, Phiphat Ratchakitprakarn serta otoritas bandara setempat, jadi dilakukan dengan amat serius," ungkap Tjandra.
Departemen Pelayanan Medik Tailan juga sudah menginstruksikan tiga Rumah Sakit mereka, yaitu Rajavithi, Lerdsin dan Nopparat Rajathanee, untuk mempersiapkan ruang isolasi dan tim dokter spesialis bila nantinya ada kasus suspek dan terkonfirmasi yang dideteksi.
Selain skrining dan penyiapan rumah sakit maka pemerintah Thailand melalui Departemen Pengendalian Penyakit menyatakan bahwa Tailan secara ketat melakukan monitoring penyakit virus Nipah dengan pendekatan Satu Kesehatan yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan dan kesehatan lingkungan. (H-2)
Kemlu terus memantau perkembangan kasus virus Nipah di India, khususnya di negara bagian Benggala Barat di wilayah India timur.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan Kesehatan (Kemenkes) sudah mempersiapkan pencegahan penularan kasus virus Nipah di Indonesia.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan terus memantau perkembangan kasus virus Nipah di India, khususnya di negara bagian Benggala Barat, India timur.
BANDARA I Gusti Ngurah Rai Bali melakukan antisipasi terhadap kemungkinan masuknya virus Nipa ke Bali, baik yang berasal dari turis asing maupun domestik.
KANTOR Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam menyatakan bahwa penanganan dan upaya antisipasi terhadap potensi masuknya virus Nipah dilakukan seperti saat pandemi Covid-19.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved