Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Prabowo Matangkan Kolaborasi Perguruan Tinggi Indonesia-Inggris

M Ilham Ramadhan Avisena
28/1/2026 08:28
Prabowo Matangkan Kolaborasi Perguruan Tinggi Indonesia-Inggris
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).(BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1). Itu dilakukan untuk mematangkan tindak lanjut kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan universitas-universitas terkemuka di Inggris Raya. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen Prabowo terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi internasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, Prabowo secara langsung mengoordinasikan pembahasan tersebut guna memastikan kerja sama strategis di bidang pendidikan berjalan efektif dan berdampak luas.

"Pertemuan tersebut fokus membahas perkembangan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan sejumlah universitas ternama di Inggris Raya," tulis Teddy dikutip dari siaran pers, Rabu (28/1). 

Dalam pertemuan itu, Prabowo menerima laporan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto terkait progres penguatan pendidikan tinggi nasional, khususnya di sektor kesehatan serta bidang STEM melalui kemitraan global. Laporan tersebut menyoroti respons positif dari mitra internasional terhadap inisiatif pemerintah Indonesia.

"Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melaporkan bahwa inisiatif Bapak Presiden Prabowo untuk membangun 10 kampus di bidang kesehatan dan STEM melalui kolaborasi dengan universitas ternama Inggris Raya mendapatkan respons yang sangat positif dari pihak mitra," ujar Teddy.

Pertemuan di Hambalang disebut mencerminkan gaya kepemimpinan Prabowo yang proaktif dan berorientasi hasil, dengan memastikan setiap kerja sama luar negeri benar-benar mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional, kemandirian bangsa, serta kesiapan Indonesia menghadapi persaingan global berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. (E-3) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya