Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Viral Video Askar Menampar Jemaah Umrah, Masyarakat Diminta Bijak Melihat Konteks

Despian Nurhidayat
26/1/2026 13:22
Viral Video Askar Menampar Jemaah Umrah, Masyarakat Diminta Bijak Melihat Konteks
Ilustrasi(Dok Istimewa)

MEDIA sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang askar atau tentara Arab Saudi menampar seorang ibu jemaah umrah. Potongan video singkat itu memicu beragam komentar, sebagian menilai tindakan askar kasar terhadap tamu Allah, terlebih kepada seorang perempuan.

Namun, Ustaz Zakaria mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru menilai hanya dari potongan video yang beredar. Menurutnya, insiden tersebut memiliki runutan peristiwa yang perlu dipahami secara utuh.

“Kalau kita melihat dari konteks yang lengkap, ibu itu sebenarnya sudah dilarang berkali-kali. Ada area yang memang tidak boleh dilewati, sudah ada pembatasnya. Tapi ibu itu tetap ngotot, diingatkan sekali, dua kali, tiga kali. Karena itu memang hal yang dilarang, akhirnya terjadi insiden,” ungkapnya, Senin (26/1). 

Ia menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah. 

“Jangan sampai ibadah yang seharusnya khusyuk ternodai oleh sikap keras kepala. Jamaah harus memahami bahwa aturan di sana dibuat demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Ustaz Zakaria juga mengingatkan jemaah umrah dan haji agar lebih sabar serta patuh terhadap arahan petugas. 

“Orang Indonesia itu biasanya sekali diarahkan akan mengikuti arahan askar dengan manut. Kalau melihat orang Indonesia, askar akan lebih lembut. InsyaAllah jarang sekali jemaah Indonesia yang terlibat kasus di Tanah Suci,” ujarnya.

Viralnya video ini menjadi pengingat penting bahwa ibadah di Tanah Haram menuntut kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan. Sikap sabar dan menghormati petugas bukan hanya menjaga kehormatan diri, tetapi juga bagian dari menghormati kesucian tempat ibadah. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya